Jadi Korban TPPO, 4 Warga Kab. Tasikmalaya Berhasil Dipulangkan dari kamboja

Jadi Korban TPPO, 4 Warga Kab. Tasikmalaya Berhasil Dipulangkan dari kamboja

Jadi Korban TPPO, 4 Warga Kab. Tasik Berhasil Dipulangkan--

RADARTASIKTV.ID - Upaya penyelamatan warga terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, empat pekerja Migran Non-Prosedural berhasil dipulangkan ke kampung halaman, usai terjebak dalam Jaringan Perdagangan orang di luar negeri.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyebut, para korban berangkat menggunakan Paspor Pariwisata tanpa melalui mekanisme resmi.

Mereka terjebak Modus Lowongan Kerja dengan upah tinggi, namun saat tiba di lokasi, kondisi kerja yang dialami sangat tidak manusiawi dan jauh dari janji semula.

BACA JUGA:75 Proposal Bantuan Benih Ikan Direalisasikan Tahun 2025, Sisanya Didistribusikan Pada 2026

BACA JUGA:Tak Tempuh Perizinan, Pemkot Tegaskan Pembangunan dan Operasional Padel Bakal Dihentikan

Meski berhasil dipulangkan, Pemerintah Daerah mengakui masih ada warga Tasikmalaya lainnya yang diduga masih tertahan di Kamboja. Kendala pendataan menjadi tantangan utama karena para korban tidak berada dalam satu kelompok yang sama.

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP3MI Jawa Barat mencatat, sepanjang tahun 2025, terdapat 29 pengaduan terkait kasus serupa. Ratusan Warga Negara Indonesia secara Nasional telah dipulangkan dari Kamboja karena menjadi korban Skema

Pekerja Digital Fiktif.

BACA JUGA:Dinilai Terlalu Lama Menjabat, Bupati Tasikmalaya Ganti Sekda, Tegaskan Evaluasi Ketat Terhadap Tim

BACA JUGA:Serikat Pekerja Desak Pemkot Realisasi UMK dan Skala Upah, Masih Banyak Pekerja Terima Gaji di Bawah UMK

Salah satu korban, Jamal Alamsyah menceritakan pengalaman pahitnya saat dipaksa bekerja sebagai Operator Scammer.

Sebagai langkah Antisipasi, PEMKAB Tasikmalaya akan memperkuat sosialisasi dan pelatihan keterampilan, termasuk menyelenggarakan job fair khusus luar negeri. Hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki akses kerja resmi dan terhindar dari Praktik Penipuan Jaringan TPPO.

BACA JUGA:Sterilkan dari Narkoba, BNN Gelar Tes Urine di Lapas Ciamis, Petugas dan Warga Binaan Diperiksa, ini Hasilnya

BACA JUGA:Surplus Pasokan Daging dan Telur Ayam, Ciamis Penuhi Kebutuhan Pangan di Wilayah Priangan Timur

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait