Keunikan Domba Garut : Si Tangguh dari Tanah Pasundan

Keunikan Domba Garut : Si Tangguh dari Tanah Pasundan

--

RADARTASIKTV.ID Kabupaten Garut Dalam bahasa latin disebut ovis aries yang merupakan campuran dari perkawinan antara domba lokal dengan domba jenis capstaad dari afrika selatan dan domba merino dari australia.

Domba capstaad sudah ada lebih dulu dari garut,sementara domba Domba Garut atau domba priangan adalah domba yang berasal dari daerah limbangan merino baru

didatangkan ke garut pada abad ke-19.Dari ketiga jenis domba itulah, lahirlah varietas baru yang kemudian disebut domba garut.

BACA JUGA: Rekomendasi 3 Wisata Alam Syahdu di Ciamis untuk Kamu yang Butuh Ketenangan

BACA JUGA: Rekonstruksi Kasus Penasukan di Eks Pasar Ikan Cieunteung, Adegan Kesepuluh Jadi Momen Fatal

Domba garut yang berukuran dewasa ini justru banyak ditemukan di daerah lain. Bila diadakan acara-acara adu domba atau pasanggiri domba hias,

sering kali domba-domba yang berasal dari Garut kalah oleh domba Garut yang dipelihara di luar daerah.

Ciri Fisik yang Ikonik

​Satu hal yang paling membedakan Domba Garut dengan domba lainnya adalah penampilan fisiknya.

BACA JUGA: Musrenbang RKPD 2027 Kelurahan Kersanagara Kota Tasik, Priorotaskan Pembangunan Kirmir dan Jalan Lingkungan

BACA JUGA: Masih Nebeng, Damkar Kota Tasik Kini Punya Markas Layak, Jadi Motivasi Anggota dalam Melayani Warga

​Tanduk yang Megah: Pada pejantan, tanduknya tumbuh besar, kuat, dan melingkar indah. Variasi bentuk tanduknya pun sangat beragam, seperti Ngabendo (melingkar ke depan) atau Golong Tambang.

​Telinga "Rumpung": Keunikan unik lainnya adalah daun telinga yang sangat kecil atau pendek, yang dalam istilah Sunda disebut Rumpung atau Hiding.

​Ekor Segitiga: Pangkal ekor yang lebar meruncing menyimpan cadangan lemak yang baik bagi daya tahan tubuh mereka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: