Ingin Wajah Bercahaya dan Hati Lapang? Lakukan 5 Ritual Pembersih Jiwa dari UAH Ini Setiap Hari

Ingin Wajah Bercahaya dan Hati Lapang? Lakukan 5 Ritual Pembersih Jiwa dari UAH Ini Setiap Hari

Ingin Wajah Bercahaya dan Hati Lapang? Lakukan 5 Ritual Pembersih Jiwa dari UAH Ini Setiap Hari. Sumber Poto : website wikipedia--

RADARTASIKTV. ID- Pernahkah Anda bertemu seseorang yang wajahnya tampak begitu tenang, sejuk, dan memancarkan cahaya meski tanpa riasan berlebih? Ternyata, rahasianya bukan terletak pada perawatan luar, melainkan pada kebersihan jiwa yang terpancar keluar.

1. Membaca Al Qur'an dan kaji artinya 

Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH), membaca Al-Qur'an dan memahami artinya (mengkaji) adalah kunci utama untuk membersihkan hati dan pikiran.

Beliau sering menekankan bahwa Al-Qur'an bukan sekadar bacaan untuk mendapatkan pahala per huruf, tetapi merupakan sistem penyembuhan bagi jiwa.

BACA JUGA:Siapa Bilang Kuliah Dakwah Nggak Bisa Keren? Intip Prodi Unggulan STID Sirnarasa untuk Karier Masa Depanmu!

BACA JUGA:Warga Bersihkan Sungai Dengan Gotong Royong Akbar, Diapresiasi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra

Ustadz Adi Hidayat sering mengutip QS. Al-Isro ayat 82. Beliau menjelaskan bahwa Allah menurunkan Al-Qur'an sebagai syifa (penawar/obat).

Obat Penyakit Hati: Berbeda dengan obat fisik (dawa'), syifa dalam Al-Qur'an bekerja menyembuhkan penyakit psikis dan spiritual seperti rasa cemas, sombong, iri hati, dan dendam.

Pembersih Jiwa: Membaca dan memahami maknanya membantu mengikis kotoran-kotoran yang menempel di hati akibat dosa atau pikiran negatif.

Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah bentuk zikir yang paling tinggi. Ketika seseorang membaca dan memahami artinya, Allah akan menurunkan ketenangan ke dalam hatinya.

Dialog dengan Pencipta: Dengan memahami artinya, seseorang merasa sedang "diajak bicara" oleh Allah. Hal ini memberikan rasa aman karena segala persoalan hidup seolah diberikan jawabannya langsung melalui ayat-ayat tersebut.

2. Sholat Malam

Ustaz Adi Hidayat sering menekankan bahwa Qiyamul Lail (sholat malam/Tahajud) adalah "obat" terbaik untuk membersihkan hati dan pikiran. Penjelasan beliau biasanya berakar pada kombinasi antara dalil Al-Qur'an dan pendekatan psikologis-spiritual.

Malam hari, suasana menjadi hening dan gangguan duniawi berkurang drastis. Ustaz Adi menjelaskan bahwa pada saat itulah seorang hamba bisa berdialog langsung dengan Allah tanpa merasa diawasi atau terganggu oleh penilaian manusia lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait