Kopitiam Tasikmalaya: Sentuhan Klasik di Kota Modern, Wajib Coba”

Kopitiam Tasikmalaya: Sentuhan Klasik di Kota Modern, Wajib Coba”

Kopitiam Tasikmalaya: Sentuhan Klasik di Kota Modern, Wajib Coba”--

RADARTASIKTV.ID-Tasikmalaya, kota yang sering dijuluki sebagai "Sang Mutiara dari Priangan Timur," terus bersolek mengikuti arus modernitas.

BACA JUGA:Dompet Aman Perut Kenyang: Fenomena Jajanan Serba Rp10.000 Jadi Primadona Baru Warga Tasikmalaya di Awal 2026

BACA JUGA:Surat untuk Diri Sendiri di Masa Muda: 5 Hal yang Disadari Raditya Dika Saat Menginjak Umur 40

Di antara deretan kafe kekinian dengan desain minimalis dan kopi susu gula aren yang menjamur, muncul sebuah tren yang membawa kita kembali ke masa lalu: kehadiran Kopitiam.

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah bentuk kerinduan akan suasana lambat dan hangat di tengah hiruk pikuk kota yang semakin padat.

Menemukan Kedamaian dalam Kesederhanaan

Mendengar kata "Kopitiam," bayangan kita mungkin langsung tertuju pada kedai-kedai tua di sudut Singapura atau Melaka. Namun, kini pesona tersebut hadir di Tasikmalaya, menawarkan alternatif bagi mereka yang bosan dengan suasana coffee shop modern yang terkadang terasa terlalu kaku.

Kopitiam di Tasikmalaya berhasil memadukan sentuhan klasik dengan karakteristik lokal. Begitu melangkah masuk, aroma kopi yang pekat dan harumnya roti panggang mentega langsung menyapa indra penciuman.

Kursi-kursi kayu, meja marmer, dan pajangan kaleng kerupuk atau kaleng susu kental manis vintage menciptakan atmosfer yang membuat siapa pun merasa sedang bertamu ke rumah kakek atau nenek. Inilah daya tarik utamanya: kesederhanaan yang menenangkan.

Menu yang Menembus Lintas Generasi

Apa yang membuat Kopitiam di Tasikmalaya wajib dicoba? Jawabannya terletak pada menu-menunya yang jujur dan tak lekang oleh waktu. Primadona utamanya tentu saja adalah Kopi O (kopi hitam pekat) atau Kopi Tarik yang memiliki tekstur creamy dengan busa halus di atasnya.

Disajikan dalam cangkir keramik bermotif bunga atau naga yang khas, setiap sesapannya seolah membawa cerita tentang tradisi panjang budaya minum kopi peranakan.

Namun, pengalaman di Kopitiam belum lengkap tanpa pendampingnya. Roti Bakar Srikaya dengan irisan mentega (butter) dingin di dalamnya adalah pasangan abadi yang tak boleh dilewatkan.

Tekstur roti yang renyah di luar namun lembut di dalam, berpadu dengan gurihnya mentega yang perlahan meleleh, menciptakan harmoni rasa yang sempurna.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait