Mengenal Sosok Habib Umar bin Hafidz: Meneladani Akhlak Sang Pewaris Nabi
foto secrenshot by solo balapan--
RADARTASIKTV.ID- Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang sering kali gersang akan nilai-nilai spiritual, sosok Habib Umar Bin Hafidz hadir bagaikan oase yang menyejukkan.
Ulama karismatik asal Tarim, Hadramaut, Yaman ini bukan sekadar tokoh agama biasa; beliau adalah representasi hidup dari keindahan akhlak Nabi Muhammad SAW yang terpancar melalui laku, tutur kata, dan pandangan matanya.
Garis Keturunan dan Masa Kecil yang Ditempa Ujian
Lahir pada 27 Mei 1963 di Tarim, Habib Umar tumbuh di lingkungan keluarga yang sarat dengan ilmu dan ketakwaan.
Beliau adalah keturunan langsung Rasulullah SAW melalui jalur Sayyidina Husain. Namun, perjalanan dakwahnya tidaklah dilalui dengan jalan yang mulus.
Sejak kecil, beliau sudah merasakan pahitnya kehilangan. Ayahnya, Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz, diculik oleh kelompok komunis saat itu dan tidak pernah kembali.
Ujian berat ini tidak membuat Habib Umar menyimpan dendam. Sebaliknya, tragedi tersebut justru menempa jiwanya menjadi pribadi yang penuh kasih sayang dan pengampun, sebuah manifestasi nyata dari ajaran Islam yang Rahmatan lil 'Alamin.
BACA JUGA:KemensosBACA JUGA:Berdamai dengan Waktu: Mengapa Terlambat Bukan Berarti Gagal
Darul Mustafa: Mercusuar Ilmu dari Lembah Tarim
Salah satu kontribusi terbesar beliau bagi dunia Islam adalah pendirian Darul Mustafa pada tahun 1994. Institusi pendidikan ini bukan sekadar sekolah agama biasa.
Darul Mustafa menjadi magnet bagi penuntut ilmu dari berbagai belahan dunia, mulai dari Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: