Pemkab Tasikmalaya Luncurkan Program “Tasik Hejo”, Larang Tanam Albasia di Zona Rawan Longsor

Pemkab Tasikmalaya Luncurkan Program “Tasik Hejo”, Larang Tanam Albasia di Zona Rawan Longsor

Pemkab Tasikmalaya Luncurkan Program “Tasik Hejo”, Larang Tanam Albasia Di Zona Rawan Longsor Guna Jaga Ekosistem--

RADARTASIKTV.ID - Mewujudkan janji politik yang tertuang dalam RPJMD, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mencanangkan Program "Tasik Hejo" di kawasan Danau Pendopo Baru, Sabtu siang.

Program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memitigasi bencana alam dan menjaga ekosistem hutan.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menjelaskan bahwa program ini menyasar tiga wilayah strategis, yakni kawasan hutan lindung, daerah tangkapan air, hingga area bahu jalan. selain menggunakan anggaran daerah, Pemkab juga menginisiasi gerakan "Satu Orang Satu Pohon" dengan melibatkan partisipasi publik dan pegawai pemerintah.

BACA JUGA:Hapus Lag Selamanya: Panduan Gaming Sederhana Paling Ampuh Tahun 2026

BACA JUGA:Dari 'Cokelat Anti Galau' hingga 'Enteng Jodoh': Mengenal Keunikan Nama Varian Cokodot

Yang menarik, Bupati secara tegas akan mengeluarkan larangan penanaman pohon jenis Albasia di wilayah dengan kerawanan longsor tinggi.

Hal ini disebabkan karakteristik Albasia yang dinilai membuat tanah kering dan kerap menjadi pemicu longsor saat masa tebang tiba.

"Ini adalah bukti janji politik kami dalam Program Tasik Hejo yang sudah masuk dalam APBD 2026. Kita fokus menjaga hutan lindung dan daerah tangkapan air. Saya tegaskan, di wilayah kerawanan tinggi tidak boleh lagi ditanami Albasia karena memicu longsor saat ditebang. Kita ajak masyarakat berkolaborasi, termasuk para camat dan kadis menjadi bapak asuh di setiap titik penanaman," ujarnya.

BACA JUGA:Menghadapi Santri Masa Transisi yang

BACA JUGA:Menjelang Ramadan, Ini Amalan Spesial Bulan Sya’ban yang Dicontohkan Langsung oleh Nabi Muhammad SAW

Dalam agenda pencanangan ini, berbagai jenis pohon seperti jati, mahoni, hingga tanaman buah seperti durian dan alpukat ditanam di sekitar bantaran anak Sungai Ciwulan.

Program ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi warisan Ekologis bagi generasi mendatang.

Simak Berita Selengkapnya dalam Video Berikut :

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait