Transformasi Mimbar ke Gadget: Bagaimana Saya Menemukan Metode Dakwah yang Tepat

Transformasi Mimbar ke Gadget: Bagaimana Saya Menemukan Metode Dakwah yang Tepat

Transformasi Mimbar ke Gadget: Bagaimana Saya Menemukan Metode Dakwah yang Tepat--

RADARTASIKTV.ID- Setelah saya melihat realita di luaran sana ternyata sudah sangat parah keadaan umat muslim pada saat ini, pembunuhan sudah dimana mana, korupsi, judi online, perzinahan semakin marak.

Berdasarkan data terbaru dari Pusiknas Bareskrim Polri dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis untuk periode 2024 hingga awal 2026.

Tahun 2024: Tercatat sekitar 1.074 orang dilaporkan sebagai pelaku dalam kasus pembunuhan.

BACA JUGA:Panduan Touring Cianjur Selatan 2026: Daftar Perlengkapan Wajib agar Perjalanan Aman

BACA JUGA:Wadahi Pensiunan, Pengurus PPI Kota Banjar Resmi Dikukuhkan, Siap Berkolaborasi Implementasikan Stranas Lansia

Tahun 2025 (Hingga Agustus): Dalam periode Januari sampai pertengahan Agustus 2025, Polri mencatat sebanyak 671 kasus pembunuhan.

Di zaman sekarang Ustad sudah semakin banyak pesantren sudah ribuan jumlahnya.

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Agama (Kemenag) per akhir tahun 2025 dan memasuki awal 2026, jumlah pondok pesantren di Indonesia tercatat sekitar 42.391 hingga 42.433 lembaga.

Tapi kenapa kejahatan semakin meluas, ini alasan saya ingin berkecimpung pada dunia dakwah, saya ingin mengetahui apa yang yang benar-benar harus di perhatikan ketika kita ingin berdakwah kepada anak muda khususnya.

ternyata dalam berdakwah yang mesti di perhatikan adalah metode atau cara dalam kita berdakwah, bagaimana metode pendekatan dakwah terhadap anak muda.

Metode dakwah yang efektif untuk anak muda zaman sekarang adalah pendekatan kreatif, santun, dan relevan dengan kehidupan mereka.

Seperti memanfaatkan media sosial (TikTok, Instagram, YouTube), konten visual (video pendek, quote, meme), dakwah berbasis komunitas, dialog terbuka, serta mengaitkan ajaran Islam dengan isu terkini seperti kesehatan mental dan pengembangan diri.

Berdasarkan data laporan Digital 2026: Indonesia yang baru saja dirilis (periode data Januari 2026), tren penggunaan media sosial di Indonesia mengalami lonjakan yang sangat signifikan.

Total Pengguna Aktif: Mencapai 180 juta orang (naik 26% dibandingkan tahun sebelumnya).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: