Motor Listrik vs Bensin di 2026: Mana yang Lebih Hemat untuk Dompet Anda?

Motor Listrik vs Bensin di 2026: Mana yang Lebih Hemat untuk Dompet Anda?

Motor Listrik vs Bensin di 2026: Mana yang Lebih Hemat untuk Dompet Anda?--

RADARTASIKTV.ID-Memasuki tahun 2026, pemandangan di jalan raya Indonesia sudah jauh berbeda dibandingkan tiga atau empat tahun lalu. Jika dulu suara knalpot mendominasi, kini desingan halus motor listrik mulai menjadi hal yang lumrah.

Pertanyaan besar yang selalu muncul di benak calon pembeli tetap sama: "Secara finansial, mana yang benar-benar lebih menguntungkan? Apakah beralih ke motor listrik adalah investasi cerdas, ataukah motor bensin tetap menjadi raja efisiensi?"

Mari kita bedah perbandingannya secara jujur dari berbagai sudut pandang biaya.

BACA JUGA:Ingin Disukai Banyak Orang? Maudy Ayunda Ungkap 3 Pelajaran Penting dari Buku Dale Carnegie

BACA JUGA:Jangan Asal Service! Mengapa Mobil Keluaran Terbaru Wajib Pakai Oli Encer dan Cek Scan Komputer Secara Rutin?

1. Harga Beli Awal: Jurang yang Mulai Menipis

Beberapa tahun lalu, harga motor listrik (EV) terasa mencekik karena mahalnya teknologi baterai. Namun, di tahun 2026, berkat subsidi pemerintah yang berkelanjutan dan lokalisasi produksi baterai, harga motor listrik kini setara dengan motor matic bensin kelas menengah.

Meskipun harga beli motor listrik mungkin sedikit lebih tinggi (atau sama) dengan motor bensin, jangan lupa memperhitungkan insentif pajak. Pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk motor listrik jauh lebih murah, bahkan di beberapa daerah digratiskan. 

2. Biaya "Bahan Bakar" vs Biaya Listrik

Inilah sektor di mana motor listrik memenangkan pertempuran dengan telak. Mari kita buat simulasi sederhana. Untuk menempuh jarak sekitar 40-50 km, motor bensin membutuhkan sekitar 1 liter Pertalite atau Pertamax yang harganya terus berfluktuasi mengikuti pasar global.

Di sisi lain, motor listrik hanya membutuhkan sekitar 1,5 hingga 2 kWh untuk jarak yang sama. Dengan tarif listrik PLN saat ini, biaya yang Anda keluarkan tidak sampai seperlima dari harga satu liter bensin.

Jika diakumulasikan dalam satu bulan, pengguna motor listrik bisa menghemat ratusan ribu rupiah hanya dari biaya operasional harian. Selisih ini bisa Anda alokasikan untuk tabungan atau kebutuhan dapur lainnya.

3. Biaya Perawatan: Sederhana vs Kompleks

Pernahkah Anda menghitung berapa kali dalam setahun Anda harus ke bengkel untuk ganti oli, ganti busi, atau servis CVT/rantai? Motor bensin memiliki ratusan komponen bergerak yang membutuhkan pelumasan dan penggantian berkala.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: