Mobil Listrik vs Bensin: Apakah Benar-Benar Sehemat yang Dikatakan Orang?

Mobil Listrik vs Bensin: Apakah Benar-Benar Sehemat yang Dikatakan Orang?

Mobil Listrik vs Bensin: Apakah Benar-Benar Sehemat yang Dikatakan Orang? --

RADARTASIKTV.ID-Belakangan ini, obrolan soal mobil listrik (EV) makin kencang terdengar di tongkrongan sampai grup WhatsApp keluarga.

Banyak yang bilang pindah ke mobil listrik itu keputusan paling cerdas buat menyelamatkan isi dompet. Tapi, ada juga yang masih ragu dan menganggap ini cuma tren sesaat yang aslinya malah bikin repot. Memasuki tahun 2026, pertanyaan besarnya tetap sama:

benarkah mobil listrik sehemat itu jika dibandingkan dengan mobil bensin konvensional? Mari kita bedah secara santai tanpa bahasa teknis yang bikin pening.

BACA JUGA:Biar Motor Listrik Nggak Cepet 'Lemes': Tips Jitu Ngerawat Motor Masa Depan Biar Tetap Awet!

BACA JUGA:Selamat Tinggal Antrean SPBU: Mengapa Pindah ke Motor Listrik Bukan Lagi Sekadar Ikut Tren

Perang "Isi Bensin" vs "Nge-cas"

Mari kita bicara soal rutinitas yang paling terasa: biaya operasional harian. Di mobil bensin, kenaikan harga BBM sering kali jadi momen yang bikin deg-degan.

Per Januari 2026, harga Pertalite berada di kisaran Rp10.000 per liter, sementara harga BBM non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamax Turbo terus berfluktuasi mengikuti pasar global.

Bandingkan dengan mobil listrik. Untuk menempuh jarak yang sama, biaya "mengisi daya" listrik umumnya hanya separuh atau bahkan sepertiga dari biaya membeli bensin.

Data dari PLN menunjukkan bahwa penggunaan kendaraan listrik bisa menekan biaya operasional secara signifikan. Apalagi jika Anda rajin mengisi daya di rumah saat malam hari, penghematannya bisa terasa nyata di akhir bulan.

Servis Rutin: Jarang ke Bengkel, Jarang Ganti Oli

Salah satu keunggulan mobil listrik yang sering dilupakan adalah komponennya yang jauh lebih sedikit. Mobil bensin punya ratusan komponen bergerak—ada piston, busi, transmisi yang kompleks, hingga knalpot. Semuanya butuh perawatan rutin seperti ganti oli mesin, ganti filter, sampai kuras radiator.

Di sisi lain, mobil listrik itu ibarat "gadget raksasa". Komponen bergeraknya sangat minim. Tidak ada lagi drama ganti oli mesin tiap beberapa ribu kilometer.

Bahkan, beberapa pabrikan mengklaim bahwa biaya servis rutin mobil listrik bisa lebih hemat hingga 75% dibandingkan mobil bensin dalam kurun waktu lima tahun. Anda mungkin hanya perlu rutin mengecek ban, minyak rem, dan filter kabin AC.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait