Bukan Kurang Nabung, Tapi Salah Cara! Ini 6 Kesalahan Finansial yang Sering Terjadi

Bukan Kurang Nabung, Tapi Salah Cara! Ini 6 Kesalahan Finansial yang Sering Terjadi

Bukan Kurang Nabung, Tapi Salah Cara! Ini 6 Kesalahan Finansial yang Sering Terjadi, foto by Vibizmedia--

RADARTASIKTV.ID - Banyak orang merasa sudah berusaha mengatur keuangan dengan baik. Gaji disisihkan setiap bulan, pengeluaran ditekan, dan gaya hidup dijaga tetap sederhana. Namun kenyataannya, kondisi finansial tetap terasa jalan di tempat.

Tabungan memang ada, tetapi jumlahnya tidak pernah benar-benar berkembang. Fenomena ini bukan semata karena kurang menabung, melainkan karena cara mengelola uang yang masih keliru.

Melalui konten edukasi keuangan yang dibagikan di YouTube, Ninda Fer mengungkap bahwa banyak kebiasaan finansial yang terlihat benar, tetapi justru menghambat pertumbuhan aset jika dilakukan terus-menerus tanpa strategi yang tepat.

BACA JUGA:Modal 100 Ribu Bisa Jadi 1 Miliar? Ini Bocoran Strategi Gila dari Felicia Putri Tjiasaka!

BACA JUGA:Update 2026! Panduan Survival Gen Z: Tembus Rp10 Juta/Bulan Tanpa Modal Sepeserpun

Menyimpan Seluruh Uang di Tabungan Bank

Kesalahan yang paling umum adalah menyimpan semua uang di rekening tabungan. Banyak orang merasa aman ketika melihat saldo bertambah, padahal nilai uang tersebut perlahan tergerus inflasi.

Bunga tabungan yang rendah sering kali tidak mampu mengimbangi kenaikan harga kebutuhan hidup. Menabung di bank tetap penting, terutama untuk kebutuhan jangka pendek dan dana darurat.

Namun jika seluruh uang hanya disimpan tanpa dikembangkan, maka pertumbuhan keuangan akan berjalan sangat lambat.

Fokus Hemat tapi Lupa Menambah Penghasilan

Hemat sering dianggap sebagai kunci utama keuangan sehat. Padahal, sehemat apa pun seseorang hidup, jika penghasilannya tidak pernah meningkat, kondisi finansial akan tetap terbatas.

Kenaikan harga barang, biaya transportasi, dan kebutuhan lainnya akan terus menekan tabungan. Menurut Ninda, meningkatkan kemampuan dan nilai diri jauh lebih penting dalam jangka panjang.

Belajar keterampilan baru, mencari peluang tambahan, atau berani mengevaluasi penghasilan adalah langkah penting agar tabungan benar-benar bisa bertumbuh.

BACA JUGA:Modal HP Doang! 3 Ide Bisnis Digital Ini Bisa Hasilkan Puluhan Juta Sebulan

BACA JUGA:Update Terbaru 2026: Trik Mesin Uang Otomatis Lewat HP Android. Modal Rp0, Cuan Jutaan Tiap Hari!

Menunda Investasi karena Takut Rugi

Banyak orang memilih menunda investasi karena merasa belum siap atau takut kehilangan uang. Padahal, menunda investasi sama saja dengan menyia-nyiakan waktu.

Semakin lama menunggu, semakin besar potensi pertumbuhan aset yang terlewatkan. Investasi tidak harus dimulai dengan jumlah besar. Yang terpenting adalah konsistensi dan pemahaman dasar.

Dengan memulai lebih awal, seseorang dapat memanfaatkan efek pertumbuhan jangka panjang yang jauh lebih signifikan dibanding hanya menabung.

Menabung Tanpa Tujuan yang Jelas

Kesalahan lainnya adalah menabung tanpa tujuan yang spesifik. Tanpa target yang jelas, tabungan sering terasa tidak pernah cukup dan mudah terpakai untuk kebutuhan yang tidak direncanakan. Akibatnya, progres keuangan sulit diukur.

Menentukan tujuan menabung, seperti dana pendidikan, rumah, atau persiapan masa depan, membuat pengelolaan uang menjadi lebih terarah. Tujuan yang jelas juga membantu menentukan instrumen keuangan yang paling sesuai.

BACA JUGA:Pembahasan Rperda Penyertaan Modal Perumdam Tertunda, Tunggu Hasil Harmonisasi Perubahan Dua Perda

BACA JUGA:1.300 UMKM Unjuk Potensi & Perebutkan Modal Usaha Rp1 Miliar di Ajang ‘Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas’

Cicilan Jalan Terus Tanpa Strategi Pelunasan

Cicilan sering dianggap wajar, tetapi tanpa perhitungan yang matang, cicilan justru menjadi penghambat keuangan. Banyak orang terjebak membayar cicilan dalam jangka panjang, sementara sebagian besar pembayaran hanya habis untuk bunga.

Strategi sederhana seperti membayar lebih ke pokok utang saat memiliki dana tambahan dapat mempercepat pelunasan. Dengan begitu, beban bunga bisa ditekan dan ruang keuangan menjadi lebih lega.

Mengubah Cara, Bukan Sekadar Kebiasaan

Kesimpulannya, masalah keuangan sering kali bukan terletak pada jumlah uang yang ditabung, melainkan pada cara mengelolanya. Menabung tetap penting, tetapi harus dibarengi dengan strategi yang tepat agar uang bisa berkembang.

Perubahan kecil dalam kebiasaan finansial, jika dilakukan secara konsisten, dapat membawa dampak besar bagi kondisi keuangan di masa depan.

Bukan soal seberapa sering menabung, tetapi seberapa cerdas cara mengatur dan mengarahkan uang yang dimiliki.

BACA JUGA:Video TikTok Stuck di 200 View? Ini 3 Alasan Utamanya Menurut Leo Giovanni

BACA JUGA:Lebih Cuan Jadi YouTuber atau TikToker? Eric Lee Bedah Monetisasi, Algoritma, hingga Strategi Jangka Panjang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: