6 Pesan Penting Buya Yahya dalam Memilih Calon Ibu bagi Anak-Anak Anda

6 Pesan Penting Buya Yahya dalam Memilih Calon Ibu bagi Anak-Anak Anda

6 Pesan Penting Buya Yahya dalam Memilih Calon Ibu bagi Anak-Anak Anda--

RADARTASIKTV.ID- Memilih pasangan hidup adalah keputusan terbesar dalam hidup seorang pria. Dalam pandangan Islam, istri bukan sekadar pendamping, melainkan madrasah pertama bagi anak-anak dan penjaga kehormatan rumah tangga.

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah, sering memberikan nasihat yang menyejukkan sekaligus realistis mengenai pernikahan.

Berikut adalah rangkuman tips memilih istri yang baik berdasarkan pesan-pesan beliau:

BACA JUGA:Nggak Perlu Kursus Mahal! 5 Aplikasi AI Ini Bikin Latihan Speaking Bahasa Inggris Makin Mudah

BACA JUGA:Kalau Kamu Suka Senja, 5 Pantai di Tasikmalaya Ini Wajib Masuk Daftar!

1. Utamakan Agamanya (Bukan Sekadar Status)

Rasulullah SAW memang menyebutkan empat kriteria dalam memilih pasangan: kecantikan, keturunan, harta, dan agama. Namun, Buya Yahya menekankan bahwa "pilihlah karena agamanya, maka kamu akan beruntung."

Agama yang dimaksud di sini bukan sekadar wanita yang pandai menghafal dalil, melainkan wanita yang memiliki rasa takut kepada Allah. Wanita yang saleha akan tahu bagaimana cara menghormati suami bukan karena suaminya sempurna, tapi karena ia takut kepada Tuhannya jika ia durhaka.

2. Carilah Wanita yang Patuh kepada Orang Tuanya

Buya Yahya sering berpesan agar pria melihat bagaimana calon istrinya memperlakukan orang tuanya sendiri, terutama ibunya. Jika seorang wanita mampu berbakti, rendah hati, dan santun kepada orang tua yang membesarkannya, maka besar kemungkinan ia akan menjadi istri yang setia dan patuh kepada suaminya. Sebaliknya, jika ia berani membangkang pada orang tuanya demi Anda, jangan bangga—suatu saat ia juga bisa membangkang kepada Anda.

3. Memiliki Akhlak dan Sifat "Iffah" (Menjaga Diri)

Kecantikan fisik akan memudar seiring waktu, namun kecantikan akhlak akan abadi. Buya Yahya menekankan pentingnya sifat iffah atau kemampuan menjaga kehormatan diri.

Lisan yang terjaga: Tidak suka menggunjing atau berkata kasar.

Pergaulan yang terbatas: Mengetahui batasan dalam berinteraksi dengan lawan jenis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: