Di Mana Esemka? Tak Terlihat dalam Daftar Kendaraan Dinas 2026

Di Mana Esemka? Tak Terlihat dalam Daftar Kendaraan Dinas 2026

Di Mana Esemka? Tak Terlihat dalam Daftar Kendaraan Dinas 2026--

RADARTASIKTV.ID-Sejak pertama kali diperkenalkan kepada publik, mobil Esemka selalu dibawa sebagai simbol ambisi Indonesia untuk memiliki mobil nasional atau mobnas buatan anak bangsa.

Nama “Esemka” sendiri sudah melekat kuat di benak masyarakat Indonesia sebagai proyek besar yang pernah dipromosikan oleh pejabat negara dan mendapat perhatian publik sejak awal 2010-an.

Namun memasuki tahun 2026, mobil ini justru tidak muncul dalam daftar program kendaraan dinas terbaru, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan pemerhati industri otomotif nasional dan publik umum.

BACA JUGA:Autonomous Driving: Siapkah Indonesia dengan Mobil Tanpa Sopir

BACA JUGA:Bukan IPhonenya — Kenapa Saya Malah Kurang Cocok dengan iPhone 17 Pro

Fenomena ini menjadi salah satu simbol kebingungan publik terhadap nasib Esemka  yang dulu pernah diharapkan menjadi bagian dari armada kendaraan pemerintah.

tetapi kini tidak lagi terlihat relevan dalam kebijakan kendaraan dinas terbaru yang dirancang pemerintah untuk efisiensi dan kebutuhan masa depan.

Jejak Perjalanan Esemka dan Hubungannya dengan Kendaraan Dinas

Awal cerita Esemka bermula dari proyek karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Jawa Tengah.

Mobil ini kemudian diproduksi oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dan mendapat perhatian besar setelah digunakan oleh pejabat daerah.

Bahkan, model SUV bernama Esemka Rajawali pernah menjadi kendaraan dinas Wali Kota Surakarta saat itu, Joko Widodo, yang kemudian menjadi Presiden RI.

Namun harus dicatat bahwa menurut pernyataan Presiden sendiri, pemerintah tidak terlibat langsung dalam produksi massal kendaraan Esemka di tingkat industri,

melainkan hanya mendorong agar kendaraan tersebut memenuhi uji emisi dan kelayakan jalan sebelum diserahkan kepada pihak industri.

Dengan demikian, keterlibatan Esemka sebagai kendaraan dinas lebih bersifat simbolis pada tahap awal sejarahnya, bukan sebagai bagian formal dari armada dinas nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: