Bagaimana Hidupmu Begitulah Matimu: Esensi Iman dan Adab dalam Perspektif Ustadz Derry Sulaiman

Bagaimana Hidupmu Begitulah Matimu: Esensi Iman dan Adab dalam Perspektif Ustadz Derry Sulaiman

By suara.com--

RADARTASIKTV.ID - Dalam sebuah tausiyah yang penuh makna, Ustadz Derry Sulaiman menekankan satu kebenaran mutlak yang sering dilupakan manusia

modern: bahwa akhir dari perjalanan hidup seseorang (husnul khatimah atau su’ul khatimah) sangat bergantung pada bagaimana ia menjalani hari-harinya.

Dengan gaya bicara yang lugas dan penuh analogi, ia membedah hubungan antara iman, kebiasaan hidup, dan persiapan menuju keabadian.

1. Iman: Fondasi Utama di Atas Segalanya

Ustadz Derry memulai dengan mengingatkan bahwa perkara paling penting dalam hidup bukanlah harta, jabatan, atau bahkan sekadar amal ibadah fisik, melainkan Iman.

BACA JUGA:Panduan Sehat Berpuasa: Jenis Makanan dan Kebiasaan Nabi agar Tubuh Tetap Prima

BACA JUGA:Olahraga Saat Puasa Ramadan, Efektif Nggak Sih? Ini Jawaban dan Tips Biar Tetap Fit!

Ia menegaskan bahwa iman lebih utama daripada salat, zakat, maupun haji. Mengapa? Karena tanpa iman yang benar dan bersih dari kesyirikan, seluruh amal ibadah tersebut tidak akan memiliki nilai di hadapan Allah SWT. 

Beliau mengajak jamaah untuk terus memperbaharui iman (jaddidu imanakum) dengan memperbanyak lisan dan hati mengucapkan kalimat Lailahaillallah.

Esensi dari kalimat ini adalah menafikan segala kekuatan makhluk dan menetapkan bahwa hanya Allah yang bisa memberi manfaat maupun mudarat.

BACA JUGA:Benarkah Puasa Bisa Menyembuhkan Asam Lambung? Ini Penjelasan Dokter yang Perlu Kamu Tahu

BACA JUGA:Irit Tanpa Kehilangan Tenaga, Mengapa Toyota Innova Hybrid Layak Dimiliki

Contoh sederhana yang ia berikan adalah saat melihat matahari terbit; seorang mukmin seharusnya bersyukur kepada Sang Pencipta, bukan sekadar mengagumi cahayanya sebagai fenomena alam. 

2. Belajar dari Karakter Makhluk: Lebah vs Babi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait