Tanpa Al Khwarizmi, Tak Ada Komputer Modern: Kisah Ilmuwan Muslim Penemu Dasar Algoritma

Tanpa Al Khwarizmi, Tak Ada Komputer Modern: Kisah Ilmuwan Muslim Penemu Dasar Algoritma

Tanpa Al Khwarizmi, Tak Ada Komputer Modern: Kisah Ilmuwan Muslim Penemu Dasar Algoritma, foto by Youtube--

RADARTASIKTV.ID - Di era teknologi saat ini, hampir semua aktivitas manusia bergantung pada sistem digital. Mulai dari ponsel pintar, media sosial, hingga kecerdasan buatan, semuanya bekerja menggunakan rangkaian logika yang disebut algoritma.

Namun di balik konsep yang menjadi jantung teknologi modern itu, terdapat sosok ilmuwan Muslim abad ke-9 yang jasanya jarang diketahui banyak orang: Al Khwarizmi.

Ia dikenal sebagai tokoh yang meletakkan fondasi matematika modern, khususnya aljabar dan algoritma. Tanpa pemikirannya, perkembangan ilmu hitung, pemrograman komputer, bahkan sistem digital masa kini mungkin tidak akan berkembang secepat sekarang.

BACA JUGA:Terbukti Efektif 1000 Tahun! Ini Dia Strategi Belajar Ibnu Sina yang Menguasai Ilmu Kedokteran Sejak Remaja

BACA JUGA:Hati-hati, Pikiran Positif Bisa Menipu! Simak Bedah Buku Filosofi Teras ala Maudy Ayunda

Tumbuh di Pusat Peradaban Ilmu Pengetahuan

Al Khwarizmi lahir sekitar tahun 780 M di wilayah Khawarizm, Asia Tengah. Karier ilmiahnya berkembang pesat ketika ia bekerja di Baitul Hikmah di Baghdad, sebuah pusat penelitian dan perpustakaan terbesar pada masa Dinasti Abbasiyah.

Lembaga ini didirikan oleh khalifah Al-Ma'mun, yang dikenal sebagai pemimpin pencinta ilmu pengetahuan.

Di tempat tersebut, para ilmuwan dari berbagai latar belakang berkumpul untuk menerjemahkan, mengkaji, dan mengembangkan ilmu dari peradaban Yunani, Persia, dan India. Al Khwarizmi menjadi salah satu ilmuwan paling produktif di sana.

Ia menerjemahkan karya tokoh besar seperti Euclid dan Claudius Ptolemy, lalu menyempurnakan teori mereka dengan pemikirannya sendiri.

BACA JUGA:Ketangguhan Ibu Para Pejuang Gaza, Ustadzah Oki Setiana Dewi Angkat Teladan Ibunda Siti Maryam

BACA JUGA:Belajar Ikhlas dan Tawakal Menghadapi Ujian Hidup, Pesan Ustadzah Oki Setiana Dewi

Buku Aljabar yang Mengubah Dunia

Sekitar tahun 820 M, ia menulis karya monumental berjudul Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabalah. Buku ini menjadi tonggak lahirnya ilmu aljabar sebagai cabang matematika mandiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: