Jangan Sampai Terlewat! Amalan Sederhana Ini Bikin Ramadan Lebih Bermakna

Jangan Sampai Terlewat! Amalan Sederhana Ini Bikin Ramadan Lebih Bermakna

Ilustrasi--Pinterest

RADARTASIKTV.ID - Ada satu bulan yang kedatangannya selalu ditunggu-tunggu. Bukan cuma karena suasananya yang hangat atau momen berbukanya yang selalu dirindukan, tapi karena di bulan ini pahala dilipatgandakan, doa-doa lebih mudah dikabulkan, dan kesempatan memperbaiki diri terbuka lebar. Ya, Ramadan.

Di bulan ini, ada banyak amalan yang bisa kita maksimalkan.

Mulai dari puasa, membaca Al-Qur’an, sedekah, sampai doa di waktu-waktu mustajab.

BACA JUGA:Sering Bingung Soal Haid dan Tarawih? Ini Fikih Ramadan untuk Perempuan Menurut Ustaz Adi Hidayat

BACA JUGA:Hari Pertama Puasa, Jangan Cuma Tahan Lapar! Ini Pesan Penting Ustaz Khalid Basalamah tentang Ramadan

Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi momentum besar buat “naik level” secara spiritual. Ibaratnya, ini bulan pelatihan intensif langsung dari Allah.

Lalu, sebenarnya apa saja keistimewaan Ramadan dan amalan yang bisa kita optimalkan?

Bulan Rahmat dan Pengampunan

Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Dalam banyak hadis disebutkan bahwa saat Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Artinya, peluang kita buat berbuat baik jauh lebih besar.

Bahkan setiap malam di bulan Ramadan, ada hamba-hamba yang dibebaskan dari api neraka. Bayangkan, setiap malam ada kesempatan baru untuk diampuni dan diselamatkan. Rasanya rugi sekali kalau bulan semulia ini dilewati begitu saja tanpa kesungguhan.

Rasulullah juga menjelaskan bahwa siapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Syaratnya sederhana, tapi butuh kesadaran: puasa karena Allah, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Ramadan Itu Seperti “Training” Besar-Besaran

Coba bayangkan sebuah perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas karyawannya. Mereka mengirim para pegawai ke pelatihan khusus, bayar mahal, supaya skill dan mentalitasnya naik.

Ramadan kurang lebih seperti itu, tapi dalam skala yang jauh lebih besar. Seluruh umat Islam di dunia menjalani “program pelatihan” yang sama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: