Belajar Sejak Fajar: Sejarah dan Makna Kuliah Subuh dalam Peradaban Islam

Belajar Sejak Fajar: Sejarah dan Makna Kuliah Subuh dalam Peradaban Islam

Belajar Sejak Fajar: Sejarah dan Makna Kuliah Subuh dalam Peradaban Islam--

RADARTASIKTV.ID-Kuliah Subuh merupakan salah satu tradisi keilmuan yang mengakar kuat dalam kehidupan umat Islam, khususnya di Indonesia.

Kegiatan ini biasanya dilakukan setelah salat Subuh berjamaah, diisi dengan tausiyah, kajian tafsir, hadis, atau pembahasan akhlak dan kehidupan sehari-hari.

Meski tampak sederhana, kuliah subuh memiliki sejarah panjang dalam peradaban Islam dan menyimpan makna mendalam bagi pembinaan spiritual umat.

BACA JUGA:Banyak yang Salah Paham! Ini Penjelasan Lengkap Tarawih dan Witir yang Wajib Diketahui Umat Muslim

BACA JUGA:Subhanallah! 5 Peristiwa Besar yang Terjadi di Bulan Ramadan Ini Ternyata Menyimpan Hikmah Luar Biasa

Tradisi ini bukan sekadar agenda rutin di masjid, melainkan bagian dari budaya ilmu yang telah hidup sejak masa awal Islam.

Akar Sejarah Kuliah Subuh dalam Tradisi Islam

Secara historis, praktik belajar setelah salat Subuh sudah berlangsung sejak zaman Nabi Muhammad ﷺ.

Rasulullah sering menyampaikan nasihat dan mengajarkan ilmu kepada para sahabat setelah salat berjamaah. Masjid pada masa itu bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, diskusi, dan pembentukan karakter umat.

Tradisi majelis ilmu ini kemudian berkembang pada masa sahabat dan tabi’in. Ulama besar seperti Imam Malik dan Imam Al-Ghazali dikenal aktif mengajar di masjid dan membangun budaya keilmuan yang kuat.

Walaupun istilah “kuliah subuh” belum digunakan saat itu, esensinya sudah tampak jelas: memanfaatkan waktu pagi untuk menuntut ilmu dan memperkuat iman.

Waktu Subuh dipilih karena memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam. Pagi hari dianggap sebagai waktu penuh keberkahan, ketika pikiran masih jernih dan hati lebih mudah menerima nasihat.

Perkembangan Kuliah Subuh di Indonesia

Di Indonesia, kuliah subuh berkembang pesat pada abad ke-20, terutama dengan hadirnya organisasi Islam modern seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: