Mendidik dengan Hati: Tips Parenting Islami ala Ustadz Adi Hidayat agar Anak Cinta Al-Qur'an
Mendidik dengan Hati: Tips Parenting Islami ala Ustadz Adi Hidayat agar Anak Cinta Al-Qur'an--
RADARTASIKTV.ID- Membangun kedekatan anak dengan Al-Qur'an bukan sekadar tentang kemampuan mengeja huruf hijaiyah atau menghafal baris demi baris ayat. Dalam pandangan Ustadz Adi Hidayat (UAH), pendidikan anak adalah proses menanamkan ruh iman ke dalam jiwa.
Mengasuh dengan hati berarti melibatkan Alloh dalam setiap prosesnya, sehingga Al-Qur'an tidak menjadi beban bagi anak, melainkan menjadi kebutuhan dan penyejuk hati mereka.
Berikut adalah sari pemikiran dan tips praktis parenting Islami ala Ustadz Adi Hidayat untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap Al-Qur'an.
BACA JUGA:Metode Karantina Tahfidz: Rahasia Ustadz Bobby Herwinto Menghafal 1 Halaman dalam 10 Menit
1. Kesalehan Orang Tua adalah Kunci
Ustadz Adi Hidayat sering menekankan bahwa anak adalah refleksi dari orang tuanya. Sebelum mengharapkan anak menjadi seorang Hafidz (penghafal Al-Qur'an), orang tua harus terlebih dahulu memperbaiki diri.
"Jangan menuntut anak shalih jika kita belum berusaha menjadi shalih. Energi kesalehan orang tua akan mengalir ke dalam jiwa anak."
Dalam Al-Qur'an Surat Al-Kahfi ayat 82, Allah menjaga harta anak yatim karena kesalehan ayahnya. Begitu pula dalam pendidikan, doa dan perilaku orang tua yang terjaga akan memudahkan hidayah masuk ke hati anak.
2. Memperkenalkan Al-Qur'an Sejak dalam Kandungan
UAH menyarankan agar interaksi dengan Al-Qur'an dimulai sedini mungkin. Saat anak masih dalam kandungan, perdengarkanlah bacaan Al-Qur'an secara rutin.
Bukan sekadar melalui kaset atau aplikasi, akan lebih utama jika sang ayah dan ibu membacakannya langsung.
Getaran suara orang tua saat membaca Al-Qur'an akan menciptakan ikatan emosional dan spiritual yang kuat antara janin, orang tua, dan Kalamullah.
3. Ciptakan Lingkungan "Baiti Jannati"
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: