Ingin Rezeki Lancar dan Hati Tenang? Jangan Lewatkan Dzikir Ini Saat Sahur!
By YouTube --
RADARTASIKTV.ID- Bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan di mana setiap detiknya mengandung nilai ibadah yang luar biasa.
Namun, di antara padatnya aktivitas ibadah dari subuh hingga berbuka, ada satu waktu singkat yang sering kali terabaikan keistimewaannya oleh banyak orang. Waktu itu adalah Waktu Sahar.
Ustadz Adi Hidayat dalam kajiannya menjelaskan bahwa waktu sahar bukanlah sekadar waktu untuk menyantap hidangan agar kuat berpuasa.
Lebih dari itu, waktu sahar adalah momen emas untuk mengetuk pintu arsy melalui sebuah amalan sederhana namun berdampak dahsyat bagi kehidupan dunia dan akhirat: Istighfar.
Mengenal Waktu Sahar: Momen Paling Mustajab
Waktu sahar adalah waktu singkat menjelang fajar, kira-kira 15 hingga 30 menit sebelum azan subuh berkumandang. Jika waktu subuh jatuh pada pukul 04.30, maka pukul 04.00 hingga 04.15 adalah puncak waktu sahar.
Segala aktivitas ibadah yang dilakukan di waktu ini disebut dengan sahar, dan makan yang dilakukan di waktu tersebut disebut sahur.
Selama ini, fokus kita sering kali hanya pada "makan sahur" demi fisik. Padahal, Nabi Muhammad SAW memberikan isyarat bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan yang luas.
Keberkahan ini bukan hanya soal nutrisi, melainkan juga soal spiritualitas yang bisa kita bangun melalui dzikir istighfar.
BACA JUGA:Metode Karantina Tahfidz: Rahasia Ustadz Bobby Herwinto Menghafal 1 Halaman dalam 10 Menit
BACA JUGA:Sasak Koneng: Destinasi Wisata Keluarga yang Wajib Dikunjungi Saat ke Garut
Mengapa Istighfar di Waktu Sahur Begitu Istimewa?
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT memberikan pujian khusus kepada orang-orang yang beristighfar di waktu sahar. Pada Surat Ali Imran ayat 17,
Allah menyejajarkan para pemohon ampunan di waktu sahur (Wal mustaghfirina bil as-har) dengan orang-orang yang sabar, orang yang jujur, orang yang khusyuk, dan orang yang gemar berinfak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: