Perjuangan All Out Persib di ACL Two: Menang Terhormat Meski Langkah Terhenti

Perjuangan All Out Persib di ACL Two: Menang Terhormat Meski Langkah Terhenti

By bung binder--

RADARTASIKTV.ID - Persib Bandung baru saja menyelesaikan laga hidup mati pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC.

Bertanding di hadapan pendukung sendiri, Maung Bandung sebenarnya berhasil mengamankan kemenangan 1-0. Namun, kemenangan tersebut terasa pahit karena secara agregat Persib harus menyerah 1-3 dan resmi tersingkir dari kompetisi Asia musim ini.

Pertandingan ini meninggalkan banyak catatan, mulai dari semangat juang pemain yang luar biasa hingga keputusan wasit yang dianggap kontroversial dan merusak ritme permainan.

BACA JUGA:Profil Federico Barba: Perjalanan Karier Sang

BACA JUGA:Baru Tahu Ternyata Vitamin D Bisa Turunkan Risiko Kematian pada Lansia? Jangan Asal Minum Dulu, Ini Faktanya!

Dominasi Awal dan Strategi Menyerang

Sejak peluit pertama dibunyikan, pelatih Bojan Hodak menunjukkan niat jelas untuk mengejar ketertinggalan tiga gol dari leg pertama.

Persib tampil sangat ofensif dengan menurunkan trio gelandang kreatif: Tom Haye, Reinders, dan Adam Alis.

Strategi ini membuat Persib mendominasi penguasaan bola dan memaksa Ratchaburi FC bermain bertahan di area mereka sendiri.

BACA JUGA:Puasa Tanpa Takwa Itu Rugi, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

BACA JUGA:OWS vs TWS: Headset Kuping Terbuka Ini Beneran Worth It atau Cuma Tren?

Gol yang dinanti akhirnya datang melalui skema yang melibatkan Dewangga dan diselesaikan dengan baik oleh Andrew Jung.

Meski sempat dianulir oleh asisten wasit karena dugaan offside, teknologi VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut setelah menunjukkan bahwa posisi Dewangga masih onside saat bola dilepaskan.

Kontroversi Wasit dan Kartu Merah William Baros

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: