Tarawihmu Sudah Benar? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang Jarang Disadari
RADARTASIKTV.ID -Tarawih tiap malam kita jalani. Datang ke masjid, berdiri, rukuk, sujud, salam. Besoknya datang lagi.
Tapi pernah kepikiran nggak, sebenarnya tarawih yang benar itu seperti apa sih?
Apakah sekadar hadir dan menggugurkan kewajiban? Atau ada standar tertentu yang bikin tarawih kita benar-benar bernilai di sisi Allah?
BACA JUGA:Ramadan Dahsyat Itu Nyata, Tapi Sudah Tahu Cara Memanfaatkannya dengan Benar?
BACA JUGA:Puasa Tanpa Takwa Itu Rugi, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Ramadan itu punya “paket ibadah”.
Siang hari kita puasa dari fajar sampai magrib. Malam harinya ada ibadah yang melengkapi, yaitu qiyam Ramadan atau yang kita kenal dengan salat tarawih.
Dan ternyata, ini bukan amalan biasa.
Bukan Sekadar Salat Malam Biasa
Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa menunaikan qiyam Ramadan dengan iman dan penuh pengharapan kepada Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
Di sini poinnya bukan cuma “menunaikan salat”. Tapi ada dua kata kunci: iman dan ihtisab.
Artinya dilakukan dengan keyakinan penuh karena Allah, dan dengan niat tulus buat evaluasi diri serta berubah jadi lebih baik.
Jadi kalau tarawih cuma formalitas, cuma biar cepat selesai, cuma biar terasa “sudah”, kita perlu bertanya lagi ke diri sendiri. Sudahkah ada iman dan kesungguhan di dalamnya?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: