Fenomena Dukhan: Kabut Misterius Tanda Kiamat? Ini Penjelasan Buya Yahya

Fenomena Dukhan: Kabut Misterius Tanda Kiamat? Ini Penjelasan Buya Yahya

Fenomena Dukhan: Kabut Misterius Tanda Kiamat? Ini Penjelasan Buya Yahya, foto by Youtube--

RADARTASIKTV.ID - Fenomena Dukhan atau kabut tebal yang menyelimuti bumi disebut sebagai salah satu tanda besar menjelang hari kiamat.

Dalam beberapa kajian keislaman, peristiwa ini digambarkan sebagai kabut atau asap yang muncul tanpa diketahui sumbernya dan menutupi bumi dalam waktu tertentu.

Ulama menjelaskan bahwa Dukhan bukanlah asap biasa seperti akibat kebakaran hutan atau polusi.

BACA JUGA:Banyak yang Bertanya! Kenapa Al-Qur’an Tidak Disusun Sesuai Urutan Wahyu? Begini Jawaban Buya Yahya

BACA JUGA:Hati-Hati! Kesalahan Ini Bisa Membuat Malam Lailatul Qadar Sia-sia, Simak Penjelasan Buya Yahya

Kabut ini merupakan fenomena yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis sebagai salah satu tanda besar sebelum datangnya kiamat.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, dalam salah satu ceramahnya menjelaskan bahwa Dukhan merupakan kabut yang akan menyelimuti bumi dari barat hingga timur.

Peristiwa ini disebut akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan menjadi tanda semakin dekatnya hari kiamat.

Dukhan Disebutkan dalam Al-Qur’an

Fenomena Dukhan disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Ad-Dukhan. Dalam ayat tersebut Allah SWT memerintahkan manusia untuk menunggu suatu hari ketika langit akan membawa kabut yang tampak jelas.

Kabut tersebut digambarkan sebagai sesuatu yang menyelimuti seluruh bumi sehingga manusia dapat melihatnya secara nyata.

Buya Yahya menjelaskan bahwa peristiwa ini akan menjadi salah satu tanda besar yang menunjukkan bahwa kiamat semakin dekat.

Karena itu, umat manusia diingatkan agar tidak menganggap remeh peringatan tersebut dan menjadikannya sebagai pengingat untuk meningkatkan keimanan serta memperbaiki amal perbuatan.

BACA JUGA:Jawaban Mengejutkan! Buya Yahya Ungkap Hukum Baca Al-Qur’an Tanpa Wudhu, Ternyata Banyak yang Salah Paham!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait