Menjelang 10 Malam Terakhir Ramadan: Jangan Sampai Amal Banyak Tapi Bangkrut di Hari Kiamat
RADARTASIKTV.ID - Ramadan rasanya baru saja dimulai, tapi tanpa terasa kita sudah sampai di fase paling penting. Sepuluh malam terakhir.
Di sinilah banyak orang mulai menata ulang niat. Yang tadinya ibadahnya masih biasa saja, mulai ingin lebih serius. Yang tadinya masih banyak lalai, mulai merasa waktunya sudah mepet.
Kenapa?
BACA JUGA:Benarkah Asap Dukhon Akan Terjadi di Bulan Ramadan? Ini Penjelasan Buya Yahya
BACA JUGA:Ingin Banyak Ibadah tapi Ramadan Habis untuk Kerja? Ini Nasihat Buya Yahya Agar Tetap Raih Pahala
Karena di antara sepuluh malam ini ada satu malam yang luar biasa. Malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Malam yang dikenal sebagai Lailatul Qadr.
Allah berfirman dalam Al Quran:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
Bayangkan. Ibadah satu malam saja bisa lebih bernilai daripada ibadah selama lebih dari 83 tahun.
Makanya, menjelang sepuluh malam terakhir ini, pertanyaannya bukan lagi sekadar “ibadah apa yang mau dilakukan”, tapi juga apa yang harus diperbaiki dalam diri kita supaya amal itu benar benar diterima.
Ketika Amal Banyak Tapi Tetap Bangkrut
Ada satu hadis yang sering membuat orang tersentak ketika mendengarnya.
Rasulullah ﷺ pernah menjelaskan tentang seseorang yang datang pada hari kiamat membawa banyak amal. Ia memiliki salat, puasa, zakat, dan berbagai kebaikan lain.
Kelihatannya seperti orang yang sukses secara spiritual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: