Ditinggal Pergi, Gerobak Batagor di Banjar Ludes Terbakar, Korban Merugi Rp 6 juta
Ditinggal pergi, gerobak batagor ludes terbakar, korban mengaku kerugian ditaksir capai Rp 6 juta--
RADARTASIKTV.ID - Inilah gerobak batagor milik Dedi Supriyadi yang berubah menjadi arang, setelah terbakar di Lingkungan Pintu Singa Kelurahan dan Kecamatan Banjar Selasa Siang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran tersebut.
Menurut pemilik gerobak, Dedi Supriyadi, kejadian bermula ketika ia bersiap untuk berjualan dan salah satunya memanaskan minyak goreng di wajan.
Dedi menyebut ia meninggalkan kompor dalam keadaan menyala kecil untuk memanaskan minyak goreng.
BACA JUGA:Keutamaan Lailatul Qadar Menurut Ustadz Khalid Basalamah, Kesempatan Emas untuk Mengumpulkan Pahala
Korban menjelaskan, rekan satu profesi biasanya ada di lokasi, tetapi saat kejadian tidak ada satu orang pun. Dirinya mengaku rugi hingga 6 juta rupiah akibat kejadian tersebut.
"Kronologisnya, wajan nyala api nyala, cuma ditinggalin. Pulang biasanya habis dhuhur kembali lagi kesini. Biasanya enggak terlalu panas, nyalanya kecil. Teman saya penjual chicken biasanya hadir jualan cuma dia libur jualan. Mungkin sudah takdir, selamat enggak apa-apa. Batagor ojo dumeh. 6 juta roda ada." Ujarnya.
BACA JUGA:Raksasa Energi Hijau: Ambisi Arab Saudi Memimpin Pasar Hidrogen dan Panel Surya Global
BACA JUGA:JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
Sementara itu, pemilik rumah yang menjadi tempat penitipan gerobak, Oni Jamroni menyatakan, tidak hanya gerobak batagor yang terbakar, tetapi barang-barang yang tersimpan di gerobak pun terbakar. Hanya sedikit bahan-bahan batagor yang tersisa.
BACA JUGA:Cara Mendapatkan Lailatul Qadr di 10 Malam Terakhir Ramadan. Ini Amalan yang Jangan Sampai Terlewat
BACA JUGA:12 Sinyal Tubuh Saat Jantung Bermasalah: Sudahkah Anda Memeriksanya?
"Kebakaran atas nama saya Oni Jamroni. Roda itu memang roda batagor saudara saya. Gerobak batagor. Pukul 11. Semua terbakar." Ujarnya.
Dedi menambahkan, pasca kejadian ia libur berjualan untuk sementara waktu, karena belum ada gerobak pengganti. Korban menerima dengan ikhlas kejadian tersebut sebagai musibah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: