Berhenti Tidur dengan Kecemasan: Panduan Praktis Memprogram Otak Setiap Malam

Berhenti Tidur dengan Kecemasan: Panduan Praktis Memprogram Otak Setiap Malam

--Pinterest

RADARTASIKTV.ID - Bayangkan otak manusia itu seperti sebuah kantor raksasa yang tidak pernah benar-benar tutup.

Saat lampu utama dimatikan dan Anda menarik selimut, para staf di "divisi bawah sadar" justru baru saja memulai shift malam mereka.

Mereka merapikan berkas ingatan, menyusun rencana untuk besok, dan memperkuat kebiasaan yang Anda lakukan seharian.

BACA JUGA:Gak Perlu ke Thailand! Tasikmalaya Punya Pasir Pataya yang Bikin Betah Seharian

BACA JUGA:Dikenal Sebagai Makanan Kampung Inilah Deretan Fakta Medis Tape Singkong yang Jarang Disadari Orang

Masalahnya, sering kali kita membiarkan kantor ini bekerja tanpa mandor.

Kita pergi tidur dengan membawa beban pikiran yang berantakan, sehingga staf malam tadi bekerja tanpa arah yang jelas.

Itulah alasan mengapa banyak dari kita bangun tidur justru merasa lebih lelah atau makin cemas daripada saat sebelum memejamkan mata.

Mengenal Level Alpha: Pintu Masuk ke Ruang Kendali

Dalam dunia sains, ada sebuah kondisi yang disebut sebagai level Alpha. Ini bukan istilah mistis, melainkan kondisi gelombang otak yang bisa diukur secara medis. Kondisi ini terjadi secara alami tepat sebelum Anda benar-benar terlelap atau sesaat setelah bangun tidur.

Di fase inilah, tembok pembatas antara pikiran sadar dan bawah sadar menjadi sangat tipis.

Pikiran sadar kita biasanya sangat cerewet. Ia suka membantah, penuh keraguan, dan sering kali merasa paling pintar. Namun, saat Anda memasuki level Alpha, si cerewet ini mulai mengantuk dan tenang. Di sinilah pikiran bawah sadar mengambil alih.

Bedanya dengan pikiran sadar, bagian bawah sadar ini sifatnya sangat literal dan patuh. Ia tidak akan mendebat instruksi yang Anda berikan. Ia hanya akan mengeksekusi apa pun pesan terakhir yang ia terima sebelum Anda masuk ke fase tidur dalam.

Jika Anda tidur sambil memikirkan cicilan atau masalah kantor, itulah perintah yang akan dikerjakan oleh otak Anda sepanjang malam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: