8. Sulit Berkonsentrasi
Membaca satu paragraf harus diulang berkali-kali. Pekerjaan yang biasanya cepat selesai jadi lebih lama. Selain kemungkinan gangguan tertentu, kondisi ini juga sering dipicu stres dan kurang perawatan diri.
Pastikan kamu cukup istirahat dan beri jeda di sela aktivitas.
9. Sulit Mengontrol Impuls
Belanja berlebihan, binge-watching sampai dini hari, atau bermain gim berjam-jam bisa menjadi pelarian dari tekanan. Sesekali tidak masalah, tetapi jika menjadi kebiasaan, ini perlu diwaspadai.
Sadari pemicunya. Journaling dan terapi bisa membantu memahami akar masalahnya.
BACA JUGA:Gangguan Kecemasan Bukan Sekadar Overthinking, Ini Penjelasan dr. Lahargo Kembaren
BACA JUGA:Buka Puasa Pakai Gorengan? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh
10. Sulit Merasa “Grounded” atau Seimbang
Merasa tidak stabil, tidak percaya diri, atau seperti kehilangan pijakan dalam hidup. Perasaan ini menunjukkan kamu butuh kembali terhubung dengan diri sendiri dan lingkungan.
Coba aktivitas sederhana seperti berjalan di alam, meditasi, atau sekadar duduk tenang sambil mengatur napas.
Saatnya Lebih Peka pada Diri Sendiri
Kalau kamu merasa beberapa tanda di atas ada dalam hidupmu, jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Kesehatan mental memang bisa turun tanpa kita sadari. Yang penting adalah berani mengakui dan mencari bantuan.
Kamu bisa mulai dengan berbicara pada teman, keluarga, atau tenaga profesional. Tidak ada yang salah dengan meminta pertolongan. Justru itu adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Ingat, kamu tidak sendirian. Menjaga kesehatan mental bukan tentang menjadi selalu kuat, tetapi tentang berani memahami dan merawat diri dengan lebih baik.
Sumber video: