Bukan Direbus! Ternyata Begini Cara Mengolah Jahe Agar Khasiatnya Tidak Hilang 50%

Kamis 19-02-2026,18:30 WIB
Reporter : Dewi Lestari
Editor : Hilmi Pramudya

Uap akan membuka pori-pori jahe secara perlahan dan mengeluarkan minyak alaminya tanpa merusak struktur kimianya. Hasilnya, zat gingerol berubah menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh lambung, terutama bagi lansia yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

4 Manfaat Luar Biasa Jahe Kukus bagi Kesehatan

1. Pelumas Sendi Alami

Masalah "lutut bunyi" atau osteoartritis adalah momok bagi banyak orang.

Jahe kukus mengandung zat anti-inflamasi yang sangat kuat, bahkan efektivitasnya sering disetarakan dengan obat pereda nyeri kimiawi, namun tetap aman bagi ginjal.

Rutin mengonsumsi sarinya membantu "memadamkan api" peradangan pada sendi yang kaku.

2. Sahabat Lambung dan Pencernaan (GERD)

Berbeda dengan jahe bakar yang terkadang memicu perih di lambung, jahe kukus bersifat menenangkan.

Ia membantu pengosongan lambung lebih cepat sehingga makanan tidak menumpuk dan membusuk di perut yang sering memicu gas atau kembung.

BACA JUGA:Indonesia 2026: Benarkah Tekanan Sosial Jadi Penyebab Utama Kasus Bunuh Diri?

BACA JUGA:Tidur Nyenyak Tanpa Keringat! Review Bantal Hamil

3. Pembersih Pembuluh Darah

Jahe kukus adalah pengencer darah alami yang ringan. Ia mencegah trombosit saling menempel yang berisiko membentuk gumpalan penyumbat aliran darah ke otak atau jantung.

Sensasi hangat setelah meminumnya adalah tanda pembuluh darah melebar dan oksigen terdistribusi sempurna.

4. Benteng Saluran Pernapasan

Di musim pancaroba, uap jahe kukus berfungsi sebagai inhalasi alami. Menghirup aromanya sebelum diminum membantu mengencerkan lendir di paru-paru dan saluran napas, menjadikannya "imunisasi" murah meriah melawan flu.

Kategori :