Makanan Bersantan Saat Ramadan, Bahaya atau Cuma Mitos? Simak Kata Ahli

Rabu 25-02-2026,07:00 WIB
Reporter : Sheila Layalia
Editor : Hilmi Pramudya

BACA JUGA:Terungkap! Dokter Beberkan Kebiasaan Sepele Saat Puasa yang Ternyata Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal

Penelitian keempat dari Brazil membandingkan diet santan dengan diet lain pada hewan coba. Kelompok yang mengonsumsi santan justru mengalami penurunan berat badan dan lingkar perut.

Kombinasi diet tinggi protein dan santan bahkan menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kolesterol baik.

Mekanismenya diduga karena peningkatan proses pembakaran dalam sel yang menghasilkan panas.

Jadi, Aman Nggak Makan Bersantan Saat Buka Puasa?

Dari keempat penelitian tersebut, terlihat adanya sinergi antara asam lemak jenuh, protein, dan asam fenolat dalam santan.

Ketiganya bekerja bersama sehingga bisa mengendalikan potensi efek negatif dari lemak jenuh.

Kesimpulan Prof. Mangestuti jelas. Makanan bersantan seperti opor ayam atau minuman seperti dawet tidak masalah, selama dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Kuncinya ada di porsi dan frekuensi. Buka puasa dengan kolak atau opor sesekali tentu bukan masalah.

Tapi kalau setiap hari berlebihan, apalagi ditambah pola makan tinggi gula dan kurang aktivitas fisik, tentu risikonya berbeda.

Bagi yang sudah memiliki gangguan kesehatan tertentu, tetap perlu lebih berhati-hati dan sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.

Sumber video: 

Kategori :