Mengenang yang Telah Pergi, Ini Makna Mendalam Tradisi Nyekar Jelang Idulfitri

Rabu 25-02-2026,20:30 WIB
Reporter : Rizki Ageng
Editor : Hilmi Pramudya

RADARTASIKTV.ID-berbagai daerah di Indonesia, menjelang datangnya Idulfitri masyarakat memiliki tradisi yang sudah diwariskan secara turun-temurun, yaitu nyekar atau ziarah ke makam keluarga yang telah meninggal dunia.

Tradisi ini bukan sekadar aktivitas rutin menjelang Lebaran, tetapi juga menjadi momen spiritual yang sarat makna, doa, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah berpulang.

Nyekar biasanya dilakukan beberapa hari sebelum hari raya tiba. Masyarakat datang ke makam keluarga sambil membawa bunga, air, atau perlengkapan sederhana lainnya.

BACA JUGA:Sering Dimakan Saat Ramadan, Ternyata Ini 9 Manfaat Luar Biasa Kurma!

BACA JUGA:Boleh Nggak Sih Tahajud Lagi Setelah Tarawih dan Witir? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat yang Bikin Lega

Aktivitas ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara.

Makna Spiritual Tradisi Nyekar

Tradisi nyekar memiliki makna spiritual yang dalam. Ziarah kubur dilakukan sebagai bentuk doa untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan ketenangan dan ampunan dari Tuhan.Selain itu, nyekar juga menjadi sarana refleksi diri bagi yang masih hidup.

Melihat makam keluarga sering kali mengingatkan manusia akan akhir kehidupan sehingga dapat mendorong untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menjalani kehidupan dengan lebih bijak.

Bagi sebagian masyarakat, nyekar sebelum Lebaran juga dianggap sebagai bentuk bakti kepada orang tua atau leluhur yang telah meninggal dunia. Nilai penghormatan ini menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat.

Tradisi Sosial dan Kebersamaan Keluarga

Selain nilai spiritual, nyekar juga memiliki makna sosial. Kegiatan ini sering dilakukan bersama keluarga besar.

Anak, cucu, hingga kerabat berkumpul untuk membersihkan makam, menaburkan bunga, dan membaca doa bersama.

Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga. Di tengah kesibukan modern, tradisi nyekar memberikan ruang untuk mengenang sejarah keluarga dan memperkuat rasa kebersamaan.

Banyak orang merasa bahwa nyekar sebelum Lebaran menjadi cara untuk “mengajak” anggota keluarga yang telah meninggal untuk turut merasakan suasana hari raya melalui doa.

Kategori :