Sering kali kita ngomong dari perspektif diri sendiri. Apa yang kita mau, apa yang kita pikir penting. Padahal, orang lain lebih tertarik dengan apa yang relevan buat mereka.
Misalnya, daripada bilang:
“Aku punya ide ini karena menurutku bagus”
Coba ubah jadi:
“Kalau pakai ide ini, kita bisa lebih cepat selesai dan hasilnya lebih maksimal”
Perbedaannya kelihatan kecil, tapi dampaknya besar. Karena kita nggak cuma menyampaikan, tapi juga menghubungkan. Dan saat orang merasa “ini tentang mereka juga”, mereka akan lebih terbuka.
BACA JUGA:Viral Tanpa Ribet: Strategi “Ngawur” Aldi Taher yang Justru Jadi Peak of Marketing dan Copywriting
BACA JUGA:Kecemasan Nggak Harus Hilang Dulu Buat Hidup Tenang, Ini Cara Memahaminya
Pelan-Pelan Aja, Nggak Harus Langsung Jago
Rasa takut dan nggak pede saat berhadapan dengan orang lain itu wajar banget. Apalagi kalau kita tipe yang overthinking atau terlalu mikirin perasaan orang.
Tapi daripada terus menghindar, kita bisa mulai belajar sedikit demi sedikit. Bukan buat jadi orang lain. Tapi buat jadi versi diri kita yang lebih paham cara berkomunikasi.
Karena pada akhirnya, komunikasi itu bukan soal siapa yang paling pintar ngomong.
Tapi siapa yang paling bisa membuat orang lain merasa dipahami.
Kamu Nggak Harus Berubah Jadi Orang Lain
Kalau selama ini kamu ngerasa kaku, takut salah, atau nggak pede saat ngobrol, itu bukan berarti kamu “nggak bisa”.
Bisa jadi, kamu cuma belum nemu cara yang tepat.