BACA JUGA:Bunga Telang Bukan Cuma Cantik, Ini 12 Manfaatnya untuk Tubuhmu
Ciri-Ciri Keloid yang Perlu Diketahui
Keloid memiliki tampilan yang cukup khas. Biasanya terlihat sebagai benjolan pada bekas luka dengan tekstur lebih keras dari kulit sekitarnya.
Warnanya bisa berbeda, mulai dari kemerahan, kecokelatan, hingga lebih gelap dari warna kulit. Pada beberapa kasus, keloid juga bisa terasa gatal atau bahkan nyeri.
Yang perlu diperhatikan, keloid bisa terus membesar meskipun luka awalnya sudah lama sembuh.
Kenapa Penanganannya Tidak Bisa Sembarangan?
Banyak yang mencoba mengatasi keloid dengan cara mandiri tanpa konsultasi medis. Padahal, keloid termasuk kondisi yang membutuhkan penanganan khusus.
Jika tidak ditangani dengan tepat, keloid bisa:
- Semakin membesar
- Kembali muncul setelah dihilangkan
- Menimbulkan iritasi atau ketidaknyamanan
Karena itu, penanganannya sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis, terutama dokter kulit atau dokter bedah.
Cara Menangani Keloid dengan Tepat
Penanganan keloid tidak hanya satu metode, tetapi disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Beberapa metode yang umum dilakukan antara lain:
Penggunaan krim atau salep khusus biasanya menjadi langkah awal. Obat ini bertujuan untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan jaringan berlebih.
Selain itu, terdapat terapi suntik kortikosteroid yang dilakukan langsung pada keloid. Metode ini cukup sering digunakan untuk mengecilkan ukuran keloid secara bertahap.
Pada kasus tertentu, dokter juga dapat menyarankan tindakan seperti laser atau operasi. Namun, operasi biasanya dikombinasikan dengan terapi lain untuk mencegah keloid muncul kembali.