RADARTASIKTV.ID - Bayangkan kamu sedang berada di dalam lift bersama CEO perusahaan impianmu, atau sesederhana sedang mengantre kopi di pagi hari dan di sebelahmu ada orang yang terlihat sangat berpengaruh.
Kamu ingin menyapa, tapi lidah terasa kelu. Kebanyakan orang akan memilih menunduk menatap layar ponsel masing-masing.
Padahal, momen singkat itu bisa jadi pintu pembuka nasib yang berbeda kalau saja kamu tahu cara memulai percakapan ringan yang tepat.
BACA JUGA:Berhenti Jadi Penonton Masa Depan Orang Lain: Trik Waras Hadapi Social Media
BACA JUGA:Jangan Kaget Mesin Mobil Jadi Super Awet Pakai 5 Cara Ini
Di dunia profesional global, kemampuan ini punya nama mentereng yaitu small talk. Dan percaya atau tidak, riset menunjukkan bahwa orang yang pandai berbasa-basi sering kali dianggap lebih kompeten dan lebih layak dipromosikan dibandingkan mereka yang hanya diam seribu bahasa.
Mengapa Basa-Basi Itu Bukan Sekadar Omong Kosong?
Banyak yang menganggap small talk itu aktivitas palsu dan membuang energi. "Langsung ke intinya saja, kenapa harus bahas cuaca dulu?" mungkin begitu pikirmu.
Namun, bagi masyarakat di negara maju seperti Kanada atau Amerika Serikat, small talk adalah pelumas sosial. Fungsinya mirip seperti pemanasan sebelum olahraga.
Kamu tidak bisa tiba-tiba mengajak orang berbisnis atau membicarakan hal berat tanpa membangun rasa nyaman terlebih dahulu.
Saat kamu memulai percakapan ringan, kamu sebenarnya sedang mengirimkan sinyal empati. Kamu sedang berkata, "Aku melihatmu, aku menghargai keberadaanmu, dan aku ingin memastikan suasana di antara kita terasa menyenangkan." Inilah yang membangun kepercayaan awal.
Tanpa kepercayaan, kerja sama profesional mana pun akan terasa sangat kaku dan sulit berjalan mulus.
BACA JUGA:Rahasia Tetap Glowing: Ternyata Bukan Cuma Skincare, Tapi Hindari Satu Hal Ini
BACA JUGA:Bikin Orang Betah Ngobrol! 5 Kebiasaan Simpel yang Bikin Kamu Terlihat Mahal
Strategi Jitu Mengubah Kecanggungan Menjadi Koneksi