Sering Dengar Istilah NPD? Ini Penjelasan Sederhana dan Alasan Hubungan Dengannya Sering Melelahkan
Mengenal istilah NPD secara sederhana bersama dr. Vivi Syarif--Youtube
RADARTASIKTV.ID - Akhir-akhir ini, istilah NPD terasa makin akrab di telinga. Entah pernah mendengarnya dari konten TikTok, Instagram, Thread X atau dari orang secara langsung.
Sedikit-sedikit, orang dibilang NPD. Sampai kadang muncul pertanyaan, jangan-jangan istilah ini dipakai karena kita sudah terlalu lelah menghadapi seseorang.
Padahal, Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau dalam bahasa Indonesia disebut gangguan kepribadian narsistik, bukan istilah sembarangan.
BACA JUGA:Reality Club Siap Rayakan 10 Tahun Perjalanan Lewat Konser “10 Years of Reality Club”
Ini bukan sekadar sifat suka pamer, bukan cuma si paling percaya diri, dan jelas bukan hanya soal unggahan di media sosial.
NPD adalah kondisi psikologis yang nyata, kompleks, dan berdampak besar, baik bagi penderitanya maupun orang-orang di sekitarnya.
Sebenarnya, Apa Itu NPD?
Kalau dijelaskan dengan bahasa sederhana, NPD adalah kondisi ketika seseorang memiliki pandangan diri yang terlalu tinggi, sangat membutuhkan pengakuan dari orang lain, dan kesulitan memahami perasaan orang lain.
Orang dengan NPD sering ingin terlihat penting, unggul, dan istimewa. Namun, di balik itu, sering tersembunyi rasa tidak aman dan ketakutan untuk tidak dianggap.
Yang perlu dipahami, NPD bukan sekadar sikap sementara. Kondisi ini disebut gangguan kepribadian karena polanya menetap dan muncul di banyak aspek kehidupan, mulai dari hubungan pribadi, pekerjaan, sampai cara memandang diri sendiri.
Bukan yang hari ini begini, besok berubah. Polanya cenderung konsisten.
BACA JUGA:Berhenti Pura-Pura Hebat: Rahasia Jadi Percaya Diri Tanpa Insecure
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: