Surplus Pasokan Daging dan Telur Ayam, Ciamis Penuhi Kebutuhan Pangan di Wilayah Priangan Timur
Ciamis Surplus Pasokan Daging Dan Telur Ayam, Ciamis Penuhi Kebutuhan Pangan Di Wilayah Priangan Timur--
RADARTASIKTV.ID - Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan Dan Perikanan, telah menerapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi kebutuhan produk asal hewani.
Disnakkan terus berupaya meningkatkan hasil produksi dari para peternak, sekaligus menutupi kekurangan pasokan dengan mengambil dari daerah lain.
Khusus untuk komoditas telur dan daging ayam ras, pemerintah menjamin stoknya sudah melebihi kebutuhan atau surplus. Data menunjukkan produksi daging ayam per tahunnya mencapai 11 ribu ton, dengan tingkat konsumsi lokal 15%.
Sementara produksi telur mencapai Rp 2.287.000 kilogram, dengan serapan lokal 60%. Sisa 40% hasil produksi tersebut, kini disuplai ke berbagai wilayah di Priangan Timur, seperti Tasikmalaya, Banjar, hingga Pangandaran.
"Khusus untuk telur dan daging ayam ras pedaging, kami jamin pasokannya sudah melebihi kebutuhan atau surplus. Perhitungan produksi daging ayam per tahunnya mencapai 11 ribu ton, kebutuhan lokal hanya 15%. Sementara telur produksinya Rp 2.287.000 kilogram, kebutuhannya 60%, sisanya 40% disuplai ke wilayah Priangan Timur seperti Tasik, Banjar, dan Pangandaran," ujarnya.
Namun kondisi berbeda terjadi pada pasokan daging sapi. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis masih harus mendatangkan sapi dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, guna menambal kekurangan stok daging di daerah.
Simak Berita Selengkapnya dalam Video Berikut :
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: