Negeri di Atas Awan Wonosobo: 5 Spot Healing di Dieng yang Bikin Pikiran Adem

Negeri di Atas Awan Wonosobo: 5 Spot Healing di Dieng yang Bikin Pikiran Adem

Negeri di Atas Awan Wonosobo: 5 Spot 'Healing' di Dieng yang Bikin Pikiran Adem--

RADARATASIKTV.ID-Pernahkah Anda merasa penat dengan rutinitas kota yang bising, polusi yang menyesakkan, atau sekadar tumpukan pekerjaan yang seolah tak ada habisnya?

Jika jawabannya iya, maka "pelarian" ke dataran tinggi adalah obat terbaik. Salah satu destinasi yang tak pernah gagal menawarkan ketenangan adalah Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah.

Dijuluki sebagai "Negeri di Atas Awan", Dieng bukan hanya sekadar tempat wisata, melainkan sebuah simfoni alam yang memadukan kesejukan udara, fenomena geologi yang unik, hingga jejak sejarah peradaban kuno.

BACA JUGA:Pantai Jayanti Cianjur Selatan: Jejak Nelayan Tradisional dan Rahasia Nutrisi dari Laut Selatan

BACA JUGA:5 Pembelian “Bodoh” di Usia 20-an yang Bikin Nyesel di Tengah Tekanan Ekonomi

Bagi Anda yang mencari lokasi healing untuk menjernihkan pikiran, berikut adalah 5 spot terbaik di Dieng yang wajib Anda kunjungi menurut rekomendasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo.

1. Puncak Sikunir: Menjemput Golden Sunrise Terbaik di Asia

Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai proses healing selain menyaksikan matahari terbit. Bukit Sikunir di Desa Sembungan (desa tertinggi di Pulau Jawa) menawarkan fenomena Golden Sunrise yang telah diakui sebagai salah satu yang terbaik di Asia.

Mendaki bukit ini membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Sesampainya di puncak, Anda akan melihat hamparan awan putih yang menyelimuti pemukiman di bawahnya, sementara matahari perlahan muncul dengan warna emas yang hangat.

Momen ketika sinar matahari pertama menyentuh wajah Anda di tengah suhu dingin Dieng adalah definisi sejati dari ketenangan batin.

2. Telaga Warna: Harmoni Warna dan Mitos yang Menenangkan

Berjalan sedikit ke arah pusat wisata, Anda akan menemukan Telaga Warna. Keunikan tempat ini terletak pada warna airnya yang sering berubah-ubah—terkadang hijau, kuning, hingga biru—akibat kandungan sulfur yang tinggi di dalamnya.

Dikelilingi oleh pepohonan rimbun dan suasana yang sunyi, Telaga Warna adalah tempat yang cocok untuk duduk diam merenung. Berjalanlah menyusuri jalan setapak di pinggir telaga menuju Telaga Pengilon yang berada tepat di sebelahnya.

Kontras antara Telaga Warna yang keruh namun indah dengan Telaga Pengilon yang airnya jernih memberikan filosofi mendalam tentang keseimbangan hidup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: