Waspada Tanda Aneh 2026: Pesan Penting Ustadz Adi Hidayat tentang Akhir Zaman

Waspada Tanda Aneh 2026: Pesan Penting Ustadz Adi Hidayat tentang Akhir Zaman

By Wikipedia--

RADARTASIKTV.ID- Memasuki tahun 2026, tantangan iman bagi umat Muslim diramalkan akan semakin kompleks. Dalam sebuah pesan yang mendalam,

Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan kita untuk mulai waspada terhadap tanda-tanda "aneh" yang mulai muncul ke permukaan. Bukan sekadar fenomena alam, namun fenomena sosial dan pemikiran yang bisa mengguncang fondasi keyakinan kita.

​Berikut adalah poin-poin penting yang harus kita perhatikan agar tidak tersesat di tengah arus zaman:

​1. Munculnya Doktrin dan Ceramah yang "Aneh"

​Ustadz Adi Hidayat mengutip hadis yang memperingatkan akan datangnya suatu masa di mana orang-orang menyampaikan hal-hal yang tidak pernah didengar sebelumnya oleh orang tua maupun moyang kita.

Bahkan, saking anehnya doktrin tersebut, UAH mengibaratkan bahwa "Abu Jahal pun akan ikut merasa aneh" jika mendengarnya. Pesan utamanya: Waspadalah (Iyyakum wa Iyyahum) dan kembalilah kepada ilmu yang benar.

BACA JUGA:Jangan Bingung Lagi! Panduan Dasar Membedakan Haid dan Istihadhah Untuk Menghapus Keraguan Dalam Ibadah

BACA JUGA:Resmi Meluncur! Ini Spesifikasi Dewa dan Fitur Unggulan HP Motorola New Razr Paling Gress

​2. Bahaya Menjadi Muslim yang "Bangkrut" (Al-Muflis)

​Di akhir zaman, banyak orang yang giat beribadah secara lahiriah namun kehilangan esensinya. UAH mengingatkan tentang golongan Muflis—orang yang datang di hari kiamat membawa pahala salat, puasa, dan zakat yang banyak,

namun pahala tersebut habis ditransfer kepada orang lain karena semasa hidup ia suka mencaci, memfitnah, dan menyakiti sesama. Jangan sampai di tahun 2026 kita terjebak dalam kesalehan ritual tapi bangkrut dalam akhlak.

​3. Kepemimpinan yang Membumi: Belajar dari Penggembala Kambing

​Menariknya, UAH menjelaskan mengapa setiap Nabi pernah dilatih menjadi penggembala kambing. Hal ini bertujuan untuk melatih kepekaan pemimpin terhadap "suara rakyat"—kapan rakyat lapar, sakit, atau terancam.

Di tahun-tahun mendatang, sinergi antara pemimpin yang takwa (eksekutif) dan aturan yang lurus (legislatif) adalah kunci utama agar pintu berkah dari langit dan bumi terbuka bagi suatu negeri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: