Fenomena Brain Rot Akibat Mindless Scrolling, Ancam Fokus dan Produktivitas Masyarakat Digital
Fenomena Brain Rot Akibat Mindless Scrolling, Ancam Fokus dan Produktivitas Masyarakat Digital, foto by Youtube--
RADARTASIKTV.ID - Berdasarkan pembahasan dalam podcast kanal YouTube Suara Berkelas, penggunaan media sosial secara berlebihan khususnya aktivitas mindless scrolling dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap rentang perhatian, kesehatan mental, hingga produktivitas, terutama di kalangan generasi muda.
Penggunaan media sosial kini telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Namun, alih-alih dimanfaatkan untuk produksi atau kontribusi positif, waktu yang dihabiskan justru lebih banyak digunakan untuk mengonsumsi konten secara pasif dan tanpa tujuan yang jelas.
Kebiasaan ini dikenal dengan istilah mindless scrolling, yakni aktivitas scrolling tanpa arah, tanpa kesadaran, dan berlangsung dalam durasi yang panjang.
BACA JUGA:Menakar Ulang Urgensi Pendidikan Agama Di Tengah Arus Sekularisme Global
BACA JUGA:Rahasia Sukses MrBeast: Bagaimana Obsesi dan Kerja Keras Mengubah YouTube Selamanya
Dalam podcast Suara Berkelas dijelaskan bahwa meskipun algoritma platform digital berperan besar dalam membentuk perilaku pengguna, keputusan untuk terus melakukan scrolling tetap berada pada individu.
Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat berdampak pada kualitas berpikir dan kesehatan mental dalam jangka panjang.
Fenomena tersebut kemudian dikenal dengan istilah Brain Rot, sebuah istilah yang bahkan dipilih sebagai Word of the Year 2024.
Brain rot menggambarkan kondisi menurunnya kemampuan berpikir secara mendalam akibat konsumsi konten digital yang berlebihan, cepat, dan dangkal.
Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan tingkat screen time yang tinggi. Data yang dibahas dalam podcast tersebut menyebutkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan sekitar 40 jam per bulan hanya untuk menonton dan scrolling TikTok.
BACA JUGA:Bocoran Produk Affiliate Paling Laris Lebaran 2026: Siap-Siap Banjir Komisi!
BACA JUGA:Update Terbaru 2026: Trik Mesin Uang Otomatis Lewat HP Android. Modal Rp0, Cuan Jutaan Tiap Hari!
Selain itu, penggunaan media sosial secara umum mencapai 5 hingga 6 jam per hari. Waktu yang cukup besar tersebut sebenarnya memiliki potensi besar jika dialihkan ke aktivitas produktif, seperti belajar bahasa, meningkatkan keterampilan, atau memperluas wawasan.
Namun kenyataannya, sebagian besar waktu itu habis untuk konsumsi hiburan digital tanpa tujuan yang jelas. Dampak dari kebiasaan mindless scrolling dinilai tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga sistemik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: