Bukan Malas, Tapi Brain Rot. Ini Cara Memperbaiki Fokus yang Mulai Menurun

Bukan Malas, Tapi Brain Rot. Ini Cara Memperbaiki Fokus yang Mulai Menurun

--Pinterest

RADARTASIKTV.ID - Kalau diperhatikan, ada satu pola yang makin sering terjadi dalam keseharian.

Saat jeda sebentar, langsung membuka ponsel. Saat lelah, membuka media sosial. Saat bosan, melakukan hal yang sama.

Banyak orang sebenarnya menyadari hal ini. Bahkan sudah mulai merasa tidak nyaman dengan kebiasaan tersebut.

BACA JUGA:Cara Mengendalikan Emosi dari Buku The Psychology of Emotion: Kenapa Kita Mudah Marah Tanpa Sadar?

BACA JUGA:Think Like A Freak: Kenapa Cara Berpikir “Aneh” Bisa Lebih Benar dari yang Normal?

Istilah yang sering digunakan adalah brain rot, yaitu kondisi ketika otak terus menerima stimulasi cepat tanpa jeda yang cukup untuk memproses.

Masalahnya bukan sekadar durasi penggunaan ponsel. Tapi bagaimana kebiasaan itu membentuk cara kita berpikir, fokus, dan merespons emosi.

Kenapa Brain Rot Terjadi

Media sosial dirancang untuk memberikan stimulasi instan. Setiap konten menghadirkan hal baru, tidak terduga, dan memicu rasa penasaran.

Sistem ini membuat otak terus ingin “menarik tuas” berikutnya, berharap mendapatkan sesuatu yang lebih menarik.

Di sisi lain, banyak orang menggunakan scrolling sebagai cara cepat untuk mengalihkan perhatian dari rasa tidak nyaman. Misalnya saat lelah, cemas, atau jenuh.

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan penghindaran emosi. Alih-alih memproses apa yang dirasakan, perhatian dialihkan ke hal lain yang lebih mudah diakses.

BACA JUGA:Kenapa Tiba-Tiba Nggak Tertarik Sama Apa Pun? Ternyata Bukan Malas, Ini Cara Balikin Semangat Lagi

BACA JUGA:Overthinking di Malam Hari Bukan Kebetulan, Ini Pola yang Jarang Kamu Sadari

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait