Asam Lambung Sering Naik Setelah Makan? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Kamis 29-01-2026,17:30 WIB
Reporter : Annisa Latifah
Editor : Hilmi Pramudya

RADARTASIKTV.ID - Keluhan asam lambung naik setelah makan sering dialami banyak orang. Gejalanya beragam, mulai dari perut terasa perih, dada panas, mual, sendawa berlebihan, hingga rasa tidak nyaman di tenggorokan.

Menurut dr. Saddam Ismail, kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh penyakit berat, melainkan sering kali dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang keliru.

Asam lambung sejatinya berfungsi membantu proses pencernaan. Namun, ketika produksinya berlebihan atau naik ke kerongkongan, barulah muncul keluhan.

BACA JUGA:Perut Sering Kembung dan Begah? Waspadai 4 Kebiasaan Ini yang Diam-diam Mengganggu Pencernaan

BACA JUGA:Tanpa Disadari, 6 Minuman Ini Bisa Merusak Ginjal dan Berujung Cuci Darah

Berikut enam penyebab utama asam lambung sering naik setelah makan, beserta solusi yang bisa dilakukan.

1. Makan Terlalu Cepat

Makan terburu-buru membuat makanan tidak dikunyah dengan sempurna. Akibatnya, lambung harus bekerja lebih keras untuk mencerna makanan.

Menurut dr. Saddam Ismail, semakin halus makanan dikunyah, semakin ringan kerja lambung.

Makan terlalu cepat juga meningkatkan jumlah udara yang tertelan, sehingga memperparah rasa begah dan memicu naiknya asam lambung.

Solusinya, makanlah secara perlahan dan kunyah makanan hingga benar-benar halus sebelum ditelan.

2. Lambung Kosong Terlalu Lama

Sering menunda makan atau memiliki jam makan yang tidak teratur dapat membuat lambung kosong terlalu lama. Dalam kondisi kosong, asam lambung tetap diproduksi.

Jika dibiarkan, cairan asam ini dapat mengiritasi dinding lambung dan memicu gejala maag.

Lambung yang sering kosong terlalu lama berisiko mengalami peradangan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga jadwal makan yang teratur agar produksi asam lambung tetap seimbang.

Kategori :