Bukan Soal Ranking, Ini Kritik Sistem Pendidikan dalam The Learning Game Versi Maudy Ayunda

Jumat 30-01-2026,15:00 WIB
Reporter : Annisa Latifah
Editor : Hilmi Pramudya

BACA JUGA:Rahasia Sukses MrBeast: Bagaimana Obsesi dan Kerja Keras Mengubah YouTube Selamanya

Mengajarkan Anak Berani Gagal

Dalam The Learning Game, kegagalan tidak dipandang sebagai sesuatu yang harus dihindari, melainkan bagian penting dari proses belajar.

Maudy menjelaskan bahwa di dunia nyata, kegagalan justru menjadi sarana untuk mengenali kemampuan diri, mencoba hal baru, dan menentukan kapan harus melanjutkan atau berhenti.

Ana Lorena Fabrega menekankan pentingnya mengajarkan anak untuk berani gagal sejak dini. Orang tua dan pendidik dianjurkan tidak langsung melindungi anak dari kesalahan, tetapi mendampingi mereka memahami prosesnya.

Salah satu caranya adalah dengan berbagi cerita kegagalan pribadi, menggunakan kisah tokoh inspiratif, hingga merayakan kegagalan sebagai kesempatan belajar.

Pendekatan ini dinilai mampu membangun kepercayaan diri anak dan menumbuhkan sikap menghargai proses, bukan hanya hasil akhir.

BACA JUGA:Tembus 10 Juta Per Bulan! Rahasia Tersembunyi Affiliate Marketing ala Leo Giovanni

BACA JUGA:Update 2026: Trik Tika Joend Tembus TikTok Affiliate Meski Followers Masih Ratusan!

Biarkan Anak Memimpin Proses Belajarnya

Insight lain yang disampaikan adalah pentingnya memberi ruang bagi anak untuk memimpin. Orang dewasa kerap tergoda memberi solusi instan, padahal hal itu justru menghambat kemandirian anak.

Fabrega menyarankan agar orang tua dan guru melibatkan anak dalam pengambilan keputusan, memberi pilihan, serta membiasakan anak bertanya dan berpikir kritis.

Anak juga perlu diberi ruang untuk berinisiatif dan mengeksplorasi ide tanpa selalu menunggu perintah.

Respons terhadap usaha anak pun menjadi kunci. Alih-alih sekadar memuji hasil, apresiasi sebaiknya diberikan pada proses, usaha, dan kegigihan yang mereka tunjukkan.

Melalui The Learning Game, Maudy Ayunda mengajak masyarakat melihat pendidikan dari sudut pandang yang lebih manusiawi.

Bukan sekadar soal ranking dan nilai, tetapi tentang bagaimana belajar bisa menjadi pengalaman yang bermakna dan relevan dengan kehidupan.

Kategori :