Seni Hidup "Bodo Amat" yang Terukur: Mengenal Stoikisme ala Ferry Irwandi

Selasa 03-02-2026,16:00 WIB
Reporter : Rizki Ageng
Editor : Hilmi Pramudya

Mengapa Stoikisme Begitu Relevan Sekarang?

BACA JUGA:Modal 100 Ribu Bisa Jadi 1 Miliar? Ini Bocoran Strategi Gila dari Felicia Putri Tjiasaka!

BACA JUGA:Panduan 2026: Cara Memilih Laptop Terbaik untuk Mahasiswa dan Profesional

Kita hidup di era media sosial di mana validasi eksternal sering dianggap sebagai segalanya. Ferry Irwandi melalui videonya mengingatkan bahwa kita tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun.

Dengan menjadi seorang Stoik, kita belajar untuk menerima takdir (Amor Fati) dan tetap tenang bahkan ketika rencana tidak berjalan mulus.

Filosofi ini bahkan memiliki titik temu yang menarik dengan ajaran spiritualitas lokal maupun agama, seperti konsep qana’ah (merasa cukup) dan tawakal dalam Islam, yang menekankan pada kepasrahan terhadap hasil setelah melakukan usaha maksimal.

Kesimpulan Stoikisme ala Ferry Irwandi mengajak kita untuk kembali ke "teras", tempat di mana kita bisa mengamati dunia tanpa harus terseret oleh arus emosi negatifnya.

Hidup akan terasa lebih ringan saat kita menyadari bahwa satu-satunya hal yang benar-benar kita miliki di dunia ini adalah diri kita sendiri dan cara kita merespons keadaan.

BACA JUGA:Viral di TikTok: Resep 'Mango Sago' Creamy yang Segarnya Bikin Antrean Takjil Mengular

BACA JUGA:Kenapa Sifat Nggak Enakan Bikin Miskin? Ini Penjelasan Tegas dari Theo Derick

Kategori :