1. Kompres Hangat (Langkah Paling Krusial)
Kompres hangat adalah cara paling efektif untuk mempercepat penyembuhan bisul secara alami. Rendam kain bersih dalam air hangat (bukan air mendidih), lalu tempelkan pada bisul selama 10 hingga 15 menit. Lakukan ini 3–4 kali sehari.
BACA JUGA:Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Cihideung, Atasi Genangan Air Pascahujan Jadi Prioritas
BACA JUGA:Bukan Seblak Biasa, Seblak MB di Mangkubumi Jadi Buruan Food Vlogger karena Bumbu Medoknya!
Cara kerjanya: Panas akan meningkatkan sirkulasi darah ke area tersebut, membawa sel darah putih untuk melawan bakteri, dan membantu "mematangkan" bisul sehingga nanah akan naik ke permukaan dan pecah dengan sendirinya tanpa paksaan.
2. Menjaga Kebersihan Area Sekitar
Cuci area yang terkena bisul dengan sabun antibakteri dua kali sehari. Pastikan Anda selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area bisul agar bakteri tidak menyebar ke bagian tubuh lain atau menular ke orang lain melalui benda yang Anda sentuh.
3. Gunakan Salep Ichtammol atau Salep Hitam
Di Indonesia, "salep hitam" sudah sangat melegenda sebagai obat bisul. Salep ini bersifat menarik (drawing salve) yang membantu mempercepat proses pematangan bisul sehingga mata bisul lebih cepat terbuka.
4. Jangan Gunakan Pakaian Ketat
Gesekan antara kain dan bisul dapat menyebabkan iritasi lebih lanjut dan memicu pecahnya bisul secara prematur dalam kondisi yang tidak steril. Gunakan pakaian longgar yang menyerap keringat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bisul Pecah?
Jika setelah dikompres hangat bisul pecah dengan sendirinya, jangan panik. Lakukan langkah-langkah berikut:
Bersihkan nanah yang keluar dengan kapas atau kasa steril yang dibasahi alkohol atau cairan antiseptik.
Tutup luka bekas bisul dengan perban steril agar bakteri tidak masuk kembali dan nanah tidak mengontaminasi benda lain.
Ganti perban secara rutin hingga luka mengering.