Ini bukan burger ala Amerika dengan roti bun dan patty tebal. Buburgeran adalah jajanan khas Garut berbahan dasar adonan tepung terigu dan telur yang digoreng bulat di atas cetakan.
Isinya sederhana: suwiran ayam dan potongan timun, lalu disiram saus sambal. Harganya? Hanya Rp1.000 per buah!
Meski sederhana, teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih menjadikannya primadona bagi anak-anak hingga orang dewasa yang ingin bernostalgia.
3. Burayot: Kue "Bergelantungan" yang Manis
Nama kuliner yang satu ini berasal dari bahasa Sunda, ngaburayot, yang artinya bergelantungan. Burayot adalah kue tradisional berbahan tepung beras dan gula merah.
Keunikannya bukan hanya pada rasanya yang manis legit, tapi pada proses pembuatannya.
Saat digoreng, adonan akan diangkat menggunakan batang bambu kecil sehingga bagian bawahnya menjuntai atau bergelantungan.
Teksturnya renyah di luar namun lembut dan sedikit berminyak di dalam. Menyantap burayot yang masih hangat ditemani udara sejuk Garut adalah kemewahan yang tak tertandingi.
BACA JUGA:7 Kuliner Viral di Garut 2026 yang Wajib Dicoba: Dari Bakso Aci hingga Ramen Kekinian
4. Es Goyobot: Kesegaran Alun-Alun
Jika matahari mulai terik, segeralah menuju Alun-Alun Garut untuk mencari Es Goyobot. Minuman ini sudah melegenda sejak tahun 1943. Berbeda dengan es campur biasa, Goyobot menggunakan potongan tepung hunkue atau sagu yang teksturnya kenyal mirip puding.
Disajikan dengan santan, gula merah, alpukat, dan parutan es, es goyobot menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang. Ada sedikit rasa asin dari santannya yang membuat minuman ini terasa sangat autentik dan menyegarkan tenggorokan.
5. Bakso Mang Mulia: Favorit Warga Lokal
Garut juga dikenal sebagai surganya bakso. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah Bakso Mang Mulia. Bakso di sini sangat diminati karena teksturnya yang renyah (garing) saat digigit.
Kuahnya yang bening namun sangat gurih menjadi semakin sempurna dengan tambahan tetelan sapi atau tulang rangu.