Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada mitos berlebihan seputar mi instan, tetapi tetap bersikap bijak dan kritis dalam memilih makanan.
Makan mi instan tiap hari menurut Dokter Tirta bukanlah pilihan yang ideal. Mi instan bukan racun dan boleh dikonsumsi sesekali, tetapi tidak dianjurkan sebagai menu harian tanpa tambahan gizi seimbang.
Risiko utama terletak pada kandungan natrium yang tinggi serta minimnya serat dan protein. Oleh karena itu, jika ingin tetap mengonsumsinya, lakukan dengan bijak dan imbangi dengan makanan bergizi lainnya.
Pada akhirnya, kesehatan bukan ditentukan oleh satu jenis makanan saja, melainkan oleh kebiasaan dan pola hidup dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Melewati Medan Ekstrem, KPKNL Tasikmalaya Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Pelosok Garut
BACA JUGA:Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik: Lakukan 5 Hal Ini Segera