Keempat, makan real food. Sayur dan protein dulu, baru karbohidrat. Ini yang sering kita abaikan.
Secara klinis, urutan makan seperti ini bisa menurunkan lonjakan gula darah secara signifikan dibanding kalau kita makan karbo atau gula duluan. Serat dari sayur membantu memperlambat penyerapan gula.
Kolak dan gorengan? Boleh. Tapi jadikan dessert. Jangan jadi pembuka.
Nikmati, tapi cerdas.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Menahan Lapar: Panduan dr. Zaidul Akbar Agar Puasa Jadi Obat Penyakit Kronis
BACA JUGA:Benarkah Puasa Bisa Menyembuhkan Asam Lambung? Ini Penjelasan Dokter yang Perlu Kamu Tahu
Tambahan yang Bisa Dipertimbangkan
Kalau mau bantu tubuh adaptasi, magnesium di malam hari bisa bantu kualitas tidur dan relaksasi otot. Probiotik juga bisa membantu pencernaan yang lagi menyesuaikan perubahan jam makan.
Tapi yang paling penting bukan suplemennya. Melainkan kesadaran kita saat mengisi piring.
Puasa itu kesempatan setahun sekali buat reset. Sayang banget kalau lewat begitu saja tanpa perubahan.
Sumber video: