RADARTASIKTV.ID- Banyak dari kita percaya bahwa semakin banyak makan sayur, maka tubuh akan semakin sehat. Namun, bagi bapak dan ibu yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Faktanya, ada beberapa jenis sayuran yang terlihat segar dan alami, namun justru menyimpan "racun" tersembunyi yang bisa memperburuk kondisi kesehatan lansia, mulai dari memicu nyeri sendi hingga merusak fungsi ginjal.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Seiring bertambahnya usia, metabolisme dan kemampuan pencernaan tubuh kita berubah. Apa yang dulunya sehat saat kita muda, bisa menjadi beban bagi organ tubuh di usia senja.
Mari kita bongkar rahasia pola makan sehat agar tetap mandiri dan bugar di masa tua.
4 Sayuran 'Penipu' yang Harus Dihindari Lansia
Seringkali kita merasa sudah hidup sehat, namun tubuh tetap terasa lemas atau kaki sering bengkak.
Ternyata, penyebabnya bisa jadi berasal dari empat sayuran berikut:
1. Jagung Kalengan
Jagung memang sumber serat, tetapi dalam bentuk kalengan, sayur ini berubah menjadi jebakan. Jagung kalengan biasanya tinggi akan tambahan natrium dan gula.
Bagi lansia, kelebihan natrium dapat memicu retensi cairan, membuat kaki bengkak, dan menghambat kerja obat darah tinggi. Selain itu, lapisan kaleng yang mengandung BPA berisiko mengganggu hormon dan kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Jangan Asal Pencet Jerawat! Ini Cara Ampuh Menghilangkannya Berdasarkan Penjelasan Medis
BACA JUGA:Cuma Modal Air Putih? Bongkar Resep 'Si Putih Ajaib' yang Lagi Viral, Segernya Kebangetan!
2. Sayuran Cruciferous Mentah (Brokoli dan Kale Mentah)
Tren smoothie sayuran mentah memang populer, namun bagi lansia, brokoli atau kale mentah mengandung senyawa goitrogen yang dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid.
Jika tiroid terganggu, bapak ibu akan mudah merasa lelah dan kedinginan. Selain itu, seratnya yang sangat keras seringkali membuat perut lansia kembung dan begah.