Campurkan 400 gr margarin dengan 250 gr gula halus. Aduk menggunakan spatula hingga teksturnya lembut dan menyatu. Setelah itu, masukkan dua butir kuning telur.
Aduk kembali. Rahasia kelezatannya ada di tahap berikutnya: masukkan lelehan cokelat batang. Aduk hingga warna adonan berubah menjadi cokelat pekat yang cantik.
3. Pencampuran Bahan Kering
Masukkan susu bubuk, maizena, dan cokelat bubuk. Setelah rata, masukkan kacang mede cincang. Terakhir, masukkan tepung terigu secara bertahap.
Hal ini penting agar adonan tidak menjadi keras karena terlalu banyak diaduk. Tekstur akhir adonan harus lembut, tidak lengket, dan mudah dibentuk.
4. Proses Mencetak dan Topping
Siapkan loyang yang sudah diolesi sedikit margarin. Anda bisa membentuk adonan secara manual atau menggunakan garpu untuk memberikan tekstur garis-garis yang estetik di permukaannya. Jangan lupa letakkan choco chips di tengah sebagai pemanis visual.
5. Teknik Pemanggangan dengan Oven Tangkring
Bagi pelaku usaha kecil yang belum memiliki oven listrik besar, jangan khawatir. Resep ini sangat ramah untuk oven tangkring. Panggang selama kurang lebih 20 menit dengan api sedang cenderung kecil.
Tips: Pada 10 menit pertama, buka sedikit lubang udara oven agar kelembapan keluar. Di 10 menit terakhir, tutup lubang agar permukaan kue kering sempurna dan garing.
BACA JUGA:Tasikmalaya di Bawah Kepemimpinan Cecep Nurul Yakin: Tantangan Pembangunan dan Harapan Rakyat
Tips Pengemasan dan Harga Jual
Untuk memberikan kesan premium, gunakan toples ukuran 250gr atau 500gr yang berbahan mika tebal atau kaca. Tambahkan segel seal dan stiker logo merek Anda.
Dengan modal yang relatif ekonomis, Anda bisa menyasar segmen pasar menengah ke atas dengan menonjolkan penggunaan kacang mede asli dan cokelat batang berkualitas.
Kue ini bisa Anda jual dengan kisaran harga Rp65.000 hingga Rp95.000 per toples tergantung pada kemasan dan area pemasaran Anda.