Kecil-Kecil Kaya Protein: Mengupas Manfaat Kesehatan di Balik Gurihnya Tutut

Kamis 05-03-2026,16:00 WIB
Reporter : Moch Najib
Editor : Hilmi Pramudya

RADARTASIKTV.ID - Bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan atau mereka yang tumbuh di era 90-an, suara sedotan khas saat menyantap kuah kuning pedas adalah memori yang sulit dilupakan.

Tutut, atau keong sawah (Pila ampullacea), adalah kuliner tradisional yang telah lama menjadi primadona di meja makan masyarakat Indonesia, khususnya di tanah Sunda.

Namun, di balik statusnya sebagai jajanan "ndeso" yang murah meriah, tutut menyimpan kekayaan nutrisi yang sering kali dipandang sebelah mata.

BACA JUGA:Oatmeal Cuma Buat Sarapan? Ini 9 Manfaatnya yang Jarang Orang Tahu!

BACA JUGA:Belum Lebaran Sudah Habis! Chocochips Cookies Renyah, Nyoklat Banget dan Bikin Nagih Terus

Lebih dari Sekadar Camilan Tradisional

Tutut sering kali dianggap sebagai makanan kelas bawah karena habitatnya yang berada di lumpur sawah atau rawa-rawa.

Namun, secara ilmiah, keong sawah ini adalah sumber protein hewani yang luar biasa. Dalam setiap 100 gram daging tutut, terkandung sekitar 12 gram protein.

Jumlah ini cukup signifikan untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh dalam membangun dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

BACA JUGA:Katanya 90 Persen Penyakit Berasal dari Pikiran, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan yang Bikin Kamu Lega

BACA JUGA:MacBook Neo Resmi Rilis! Harga 10 Jutaan, Speknya Bikin Pelajar Senyum Lebar

Selain protein, tutut juga rendah lemak namun kaya akan kalsium. Bagi anak-anak di masa pertumbuhan atau lansia yang ingin menjaga kepadatan tulang, tutut bisa menjadi alternatif sumber kalsium yang jauh lebih ekonomis dibandingkan susu atau daging sapi.

Gudang Nutrisi yang Tersembunyi

Mengapa tutut disebut sebagai makanan super lokal? Mari kita bedah kandungan mikronutrien yang ada di dalam cangkang kecilnya:

  • Kaya Vitamin A dan E: Tutut mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk menjaga kesehatan kulit.
  • Sumber Mikronutrien Penting: Di dalam dagingnya yang kenyal, terdapat kandungan zat besi yang tinggi untuk mencegah anemia, serta fosfor dan kalium yang mendukung metabolisme tubuh.
  • Kandungan Omega-3: Meski jumlahnya tidak sebanyak ikan laut dalam, tutut mengandung asam lemak esensial yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan jantung.

Manfaat Kesehatan: Dari Otak Hingga Pencernaan

Kategori :