Bukan karena Pandemi, WFH Sekarang Demi BBM. Ada Apa dengan Indonesia?

Kamis 26-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Sheila Layalia
Editor : Hilmi Pramudya

RADARTASIKTV.ID - Tanggal 21 Maret 2026 harusnya jadi momen santai. Orang-orang lagi sibuk silaturahmi, makan ketupat, dan saling maaf-maafan. Tapi di hari yang sama, muncul pengumuman yang cukup bikin bingung.

Pemerintah mengusulkan kebijakan WFH satu hari dalam seminggu. Bukan karena pandemi, bukan juga karena efisiensi kerja. Alasannya satu: untuk menghemat BBM.

Sekilas terdengar sederhana. Tapi semakin dipikir, kebijakan ini justru membuka satu pertanyaan besar. Kenapa sampai harus ada penghematan seperti ini?

BACA JUGA:Kenapa Cari HP Paling Worth It Selalu Berakhir Bingung? Ini Jawabannya

BACA JUGA:Iran vs Israel vs Amerika: Perang Agama atau Perebutan Kuasa Dunia? Fakta yang Jarang Dibahas

Masalahnya Bukan Sekadar WFH

Alasan utama dari kebijakan ini adalah potensi penghematan BBM hingga 20 persen. Tapi konteksnya jauh lebih dalam dari itu.

Dunia sedang tidak baik-baik saja. Konflik di Timur Tengah membuat Selat Hormus, jalur penting bagi distribusi minyak dunia, terganggu. Dampaknya langsung terasa. Harga minyak melonjak drastis, bahkan lebih dari dua kali lipat dari asumsi awal APBN Indonesia.

Masalahnya, Indonesia bukan negara yang mandiri secara energi.

Produksi minyak dalam negeri hanya sekitar 580 ribu barel per hari. Sementara konsumsi mencapai 1,6 juta barel. Selisihnya besar, dan itu harus ditutup dengan impor.

Artinya, ketika harga minyak dunia naik, Indonesia ikut terdampak langsung.

Negara Penghasil Minyak yang Kini Bergantung Impor

Kalau dilihat ke belakang, kondisi ini sebenarnya bukan hal baru.

Indonesia pernah menjadi anggota OPEC, organisasi negara pengekspor minyak. Tapi sejak 2003, Indonesia sudah menjadi net importer minyak. Produksi terus menurun, sementara kebutuhan terus meningkat.

Banyak sumur minyak di Indonesia sudah tua. Eksplorasi baru masih terbatas dan butuh teknologi serta investasi besar. Di sisi lain, cadangan operasional BBM hanya cukup untuk hitungan minggu.

Kategori :