Mengatur motivasi belajar ternyata bukan soal kekuatan tekad semata, melainkan soal bagaimana kita mengelola zat kimia di otak.
Dengan melakukan riset dopamin melalui jeda bosan, memberikan penghargaan kecil setelah sesi belajar, dan memvisualisasikan proses kerja kerasnya, kita bisa melatih otak untuk tidak lagi malas.
Intinya adalah menurunkan ekspektasi kesenangan instan supaya hal hal produktif kembali terasa nikmat untuk dijalankan.