Bukan Direbus! Ternyata Begini Cara Mengolah Jahe Agar Khasiatnya Tidak Hilang 50%

Bukan Direbus! Ternyata Begini Cara Mengolah Jahe Agar Khasiatnya Tidak Hilang 50%

By YouTube --

RADARTASIKTV.ID- Bagi masyarakat Indonesia, jahe adalah "raja" herbal. Saat badan terasa dingin, mual, atau pegal-pegal, seduhan air jahe sering menjadi pertolongan pertama.

Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan kita merebus jahe dalam air mendidih atau membakarnya hingga gosong justru bisa merusak manfaatnya?

Sebuah rahasia kuno yang diungkapkan oleh seorang nenek berusia 98 tahun (Mbah Uti) mendadak viral.

Meski hampir berusia satu abad, beliau tetap bugar, ingatan tajam, dan yang paling menakjubkan: tidak pernah mengeluh sakit lutut.

Rahasianya bukan pada vitamin mahal, melainkan pada filosofi sederhana: "Jahe itu jangan disiksa api, tapi dimanja uap."

Kenapa Teknik Rebus dan Bakar Justru Merugikan?

Secara ilmiah, jahe mengandung dua zat aktif utama, yaitu Gingerol dan Shogaol. Keduanya adalah "pasukan elit" yang bertugas melawan peradangan, menghangatkan darah, dan membunuh bakteri.

Masalahnya, pasukan elit ini sangat sensitif terhadap panas ekstrem.

Banyak dari kita membakar jahe sampai kulitnya hitam legam demi aroma yang kuat. Padahal, bagian yang gosong tersebut mengandung zat karsinogenik yang kurang baik bagi tubuh.

Selain itu, suhu api langsung merusak minyak atsiri yang merupakan inti pengobatan jahe. Demikian pula saat direbus lama dalam air yang bergolak; khasiatnya menguap bersama asap, menyisakan rasa pedas saja tanpa manfaat penyembuhan yang maksimal.

Penelitian menunjukkan, cara olah yang salah bisa membunuh lebih dari 50% enzim penyembuh di dalamnya.

BACA JUGA:Rahasia Minuman Pembakar Lemak Perut Terungkap: 3 Pilihan Sederhana yang Disebut Efektif Secara Ilmiah

BACA JUGA:Tidur Nyenyak Tanpa Keringat! Review Bantal Hamil

Teknik Jahe Kukus: Menjaga "Emas Cair" Tubuh

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: